Oleh-oleh Murah Meriah Khas Daerah

Oleh-oleh Murah Meriah Khas Daerah

Indonesia merupakan Negara yang memiliki banyak pulau yang terdiri dari beberapa wilayah kota. Pasti kamu akan senang sekali jika bisa berkunjung ke kota yang belum pernah kamu kunjungi sebelumnya. Apalagi tujuannya untuk berlibur bersama keluarga, rekan kerja, atau sahabatmu.

Tapi tunggu dulu. Jangan hanya momen liburanmu saja yang dipikirkan. Orang-orang yang kamu tinggal berlibur pun tak boleh dilupakan. Setidaknya, ingatlah untuk membawakan oleh-oleh untuk mereka.

Jika kamu datang ke kota-kota berikut ini, cobalah membeli oleh-oleh khasnya. Harganya pun tak akan menguras kantong. Kira-kira apa saja? Simak di bawah ini.

1. Kopi Aceh Gayo dari bagian paling barat Indonesia

Bagi pecinta kopi, apakah sudah pernah mencicipi kopi Aceh Gayo? Kenikmatan kopi ini sudah tersohor ke seantero negeri. Bahkan sudah sampai ekspor ke luar negeri lho. Kopi Aceh Gayo memiliki ciri unik. Aromanya khas dan tajam. Selain itu, cita rasanya sendiri lebih pahit, dengan tingkat keasaman yang rendah dibandingkan kopi lainnya.

Kopi Aceh Gayo termasuk ke dalam jenis kopi Arabika. Harga satu kilogram kopi ini sekitar Rp 69 ribu. Kopi Aceh Gayo bisa kamu beli sebagai oleh-oleh.

2. Lempok durian, si manis dari Lampung

Kalau di daerah Jawa, makanan khas ini mungkin lebih dikenal dengan nama dodol. Jika pembuatan dodol pada umumnya menggunakan tepung ketan, gula merah, dan santan, berbeda dengan lempok khas daerah Lampung. Dodol ini menggunakan bahan dasar berupa durian.

Di Lampung memang terkenal pula akan duriannya. Tak salah masyarakat di sana memberdayakan durian sebagai pangan olahan. Lempok durian khas Lampung ini memiliki tekstur padat, berserat, dengan aroma dan rasa durian yang kuat.

Kamu sebagai pecinta durian pasti tak akan menyesal membawa pulang lempok durian Lampung sebagai buah tangan. Terlebih harganya yang cukup murah, yaitu hanya sekitar Rp 28 ribu saja.

3. Kenyalnya mochi Sukabumi yang bikin nagih

Jajanan mungil satu ini memiliki tekstur yang lembut dan manis. Sebenarnya mochi berasal dari negeri Sakura, Jepang. Namun di Indonesia, mochi hadir dengan tampilan yang sedikit berbeda. Kamu bisa menjumpainya di daerah Sukabumi. Mochi sukabumi tak hanya berisi kacang tanah saja. Kkini sudah banyak varian rasanya.

Kamu bisa pilih rasa strawberry, cokelat, vanila dan masih banyak lagi. Tampilan luarnya pun tak hanya berwarna putih berbalut tepung. Kini sudah ada yang berbalut wijen. Karena ukurannya mungil, kamu tak perlu merasa berat membawanya dalam jumlah banyak.

Selain itu, satu box mochi harganya sangat murah. Kamu cukup mengeluarkan uang Rp 10 ribu saja. Jadi tak ada alasan untuk tidak membawa pulang oleh-oleh khas Sukabumi satu ini.

4. Brem Solo yang lumer di mulut

Apakah kamu sudah pernah mencicipi makanan satu ini? Ternyata brem merupakan makanan yang berasal dari hasil fermentasi tape ketan. Di Solo, brem merupakan icon camilan yang cukup populer. Hampir di setiap sudut kota Solo banyak yang menjajakan makanan ini.

Jadi jika kamu ingin membelinya tak usah bingung harus mencari ke mana, karena brem Solo mudah didapatkan. Brem Solo memiliki ciri khas bentuk kepingannya yang padat, manis namun ada rasa masam, serta sensasinya yang dingin melumer ketika masuk ke dalam mulutmu.

Segera beli jika kamu penasaran! Cukup mengeluarkan uang Rp 12 ribu, kamu sudah bisa mencobanya.

5. Kue keminting khas Samarinda

Kata keminting berasal dari bahasa Banjar yang memiliki arti kemiri. Ya, kue satu ini memang memiliki bentuk bulat menyerupai kemiri. Kue keminting bisa kamu jumpai apabila berkunjung ke wilayah Samarinda, Kalimantan Timur. Berbahan dasar tepung terigu, tepung kanji, tepung sagu, gula, dan santan, membuat cemilan ini memiliki tekstur yang sedikit keras, namun renyah saat kamu gigit bagian dalamnya.

Cocok sekali apabila kamu menyantapnya bersama secangkir teh hangat. Camilan ini bisa dinikmati bersama keluarga, saudara, atau sahabat sepulang dari liburanmu di Samarinda. Tak perlu khawatir dengan harganya. Sangat terjangkau sekali yaitu Rp 8.500/ 100 gram.

6. Kacang goyang Manado siap menggoyang lidah

Namanya kacang goyang, tapi jangan berpikir bahwa setelah memakannya kamu mendadak berjoget ya! Nama kacang goyang sendiri menurut cerita orang Minahasa berasal dari proses pembuatannya. Jadi awalnya, kacang tanah yang masih memiliki kulit, disangrai menggunakan pasir kemudian digoyang-goyangkan. Dari proses inilah maka disebut sebagai kacang goyang.

Kacang goyang khas Manado ini memiliki rasa manis dengan warna yang menarik mata. Rasa manis dan warna menarik dihasilkan dari kacang yang dibalut dengan lelehan gula beraneka warna.

Kacang goyang biasa dibanderol seharga Rp 10 ribu sampai Rp 25 ribu. Semua tergantung besarnya ukuran dalam kemasan.

7. Gurihnya abon gulung dari Indonesia bagian timur

Papua tak hanya terkenal dengan keindahan alamnya saja. Jika berkunjung ke wilayah Indonesia bagian timur ini, jangan lupa untuk mencicipi oleh-oleh khasnya yaitu abon gulung. Abon gulung adalah makanan khas daerah Monokwari. merupakan perpaduan antara roti dan abon yang digulung menjadi satu.

Abon yang digunakan sangat gurih karena berasal dari daging sapi, ayam, atau ikan tuna. Tak hanya gurih, abon gulung ini juga memiliki varian rasa yang manis pula, seperti abon gulung rasa coklat atau rasa susu. Semua abonnya super tebal dan dijamin bikin kenyang.

Abon ini sangat lembut ketika digigit, namun sangat padat ketika mulai dikunyah. Begitu padatnya, hingga menyantap satu makanan ini saja sudah membuat perutmu kenyang. Tak heran, jika banyak wisatawan yang rela berkunjung ke Papua dan membeli oleh-oleh satu ini.

Harga sekotak mini abon gulung biasanya dijual Rp 80 ribu. Dengan harga tersebut, kamu sudah dapat menikmati abon gulung yang gurih dan tebalnya juara. Full abon!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *