9 Tempat Oleh-Oleh di Bali

Sesuatu yang sangat kurang jika Anda berlibur di Bali tetapi tidak membawa oleh-oleh apapun dari sana, Berbicara kota bali memang di Bali itu sendiri adalah surganya pusat perbelanjaan dan sangat ramai dikunjungi oleh para wisatawan. Bagi Anda yang sedang berlibur di Bali, Selain Anda harus menyiapkan anggaran akomodasi, Anda harus juga menyiapkan anggaran untuk berbelanja atau membeli beberapa hal menarik dari Bali. Tidak perlu menyiapkan anggaran untuk dihabiskan semua, karena di Bali sendiri banyak pusat perbelanjaan yang menjual barang-barang di harga murah, anda hanya perlu cerdas untuk membeli yang anda perlukan.

Beberapa pusat perbelanjaan di Bali yang menawarkan harga murah memang yang paling sering dikunjungi oleh wisatawan dan turis. Selain pusat perbelanjaan menjual barang seni, di Bali memang terkenal terlalu banyak pengunjung. Beberapa tempat perbelanjaan terbaik di Bali memang bersaing harga jual. Di sini Anda akan membutuhkan kepandaian harga tawar ya, jika Anda tidak lihai tawar-menawar Anda harus cerdas untuk berbelanja di toko yang menawarkan harga pas.

Berikut akan kami rangkumkan beberapa Tempat belanja di Bali paling terkenal:

9 Tempat Oleh-Oleh di Bali

1. Krisna Bali

Krisna Bali merupakan pusat oleh-oleh terlengkap dan terbesar di Bali yang buka selama 24 jam penuh. Krisna Bali terletak di Jl Raya Tuban, Kuta, Bali, bisa ditempuh hanya dalam waktu 5 menit dari Bandara Ngurah Rai. Barang yang dijual di Krisna Bali adalah oleh-oleh makanan khas bali, biasanya cemilan seperti pie susu, ceker garing, keripik, kue kering, buah salak, dodol kering, dan masih banyak lagi. Di toko ini juga menjual kopi khas Bali yaitu Kopi Kintamani, Kopi Mangsi dan Kopi Bali Spirit.

Selain menjual makanan khas Bali, Krisna Bali juga menjual berbagai macam pakaian. Harga yang ditawarkan pun cukup murah mulai dari Rp 15.000,- anda sudah bisa mendapatkan baju untuk oleh-oleh.

2. Kampung Nusantara Bali

Sama halnya dengan Krisna Bali, Kampung Nusantara juga menyajikan makanan khas Bali sebagai oleh-oleh. Kampung Nusantara letaknya dekat Kuta yaitu di Jl Sunset Road, Kuta, Bali. Di sini anda bisa berbelanja makanan cemilan ataupun barang kerajinan khas Bali. Untuk harga barang yang dijual masih standar tidak terlalu mahal.

Bagi anda pecinta seni, anda bisa membeli lukisan di Kampung Nusantara karena di sini disajikan berbagai lukisan yang ditempatkan dalam satu ruangan. Anda bisa memilih lukisan sesuka hati.

3. Galuh Art Shop Bali

Galuh Art Shop terletak di Jalan Raya Batubulan, Gianyar, Bali. Di Galuh Art Shop barang yang dijual yang terkenal adalah Batik. Selain itu di sini juga banyak dijual souvenir menarik seperti T-shirt, pernak-pernik, tas, hiasan dinding, dan masih banyak lagi. Untuk harga sendiri di Galuh Art Shop memberikan harga pas dan tidak bisa ditawar, akan tetapi dari barang-barang yang dijual sudah diberikan diskon khusus buat para pembeli.

4. Celuk Bali

Kawasan Celuk yang terletak di dekat Pasar Sukawati memang terkenal sebagai sentra perak khas Bali. Warna-warni batu mulia yang bertaburan dalam liukan desain khas seniman perak Bali membuat perak Celuk disukai wisatawan mancanegara maupun lokal.

Bila berbicara mengenai kerajinan perak yang ada di Indonesia pastilah nama Celuk di Bali dan Kotagede di Yogyakarta akan langsung terngiang di kepala. Sebagai sentra penghasil perak, kawasan Celuk dan Kotagede sama-sama memiliki pengrajin dan art-shop yang dapat dengan mudah ditemui di sudut-sudut jalan. Keunikan dan desain perak yang khas membuat perak-perak Celuk diburu wisatawan yang datang ke Bali. Hingga saat ini, hampir setiap hari selalu ada rombongan wisatawan yang datang ke Celuk, baik untuk berbelanja maupun melihat bagaimana proses pembuatan perak.

5. Discovery Shopping Mall Bali

Letaknya di Jalan Kartika Plaza sebelah Musro dan Discovery Kartika Plaza Hotel. Merupakan satu-satunya mall di Bali yang memiliki akses ke pantai. Anda dapat menuju pantai Kuta melalui mall ini. Berbagai merek pakaian dan juga tempat makan disediakan. Menjelang sore hari, wisatawan dapat menikmati matarahari terbenam sambil minum teh atau kopi di salah satu restoran. Shopping mall ini lebih dikenal dengan nama Centro dari pada Discovery Shopping Mall.

6. Bali Galleria

Lokasinya disebelah Simpang Siur yang ada patung Dewa Ruci. Hanya 15 menit dari Bandara Ngurah Rai, jika tidak terjadi kemacetan. Bagi orang yang pertama kali melewati simpang siur ini, pasti kebingungan muter-muter di bundaran.

Bali Galleria merupakan komplek shopping mall yang banyak terdapat departemen store, tempat makan dan minum, taman bermain, supermarket serta areal parkir kendaraan yang cukup luas. Hampir setiap hari tempat belanja di Bali Galleria selalu ramai pengunjung.

7. Oleh Oleh Khas Bali

Ada banyak tempat di Bali yang dapat dikunjungi untuk membeli oleh-oleh khas Bali. Pasar Seni Sukawati salah satunya. Namun lokasinya agak jauh dari Bandara Ngura Rai. Menempuh waktu sekitar 1 jam ke arah timur kota Denpasar. Dipasar seni ini ada berbagai macam barang yang dapat dipilih dengan harga terjangkau. Seperti baju kaos, kain, pantai, celana pendek, lukisan, dan kerajinan tangan masyarakat Bali lainnya.

Di kota Denpasar juga ada toko tempat belanja oleh-oleh di Bali yaitu, Bali Krisna dan Erlangga yang terletak di jalan Pulau Nusa Kambangan. Didaerah Kuta ada sekitar enam toko yang menjual souvenir yang sejenis. Tapi harganya lebih mahal dibanding pasar seni Sukawati.

8. Kaos Joger Bali

Toko baju kaos yang terletak di Jalan Raya Kuta ini, hampir setiap hari tidak pernah sepi pengunjung. Belum lengkap rasanya liburan di Bali tidak mampir membeli kaos khas Joger Bali. Pabrik kata-kata Joger sudah lama terkenal, dan merupakan salah satu ikon Bali.

9. Jalan Legian Bali

Disepanjang jalan ini banyak terdapat toko-toko yang menjual berbagai barang merk terkenal. Outlet peralatan surfing, toko sepatu dan sandal, baju-baju bermerek, hingga supermarket 24 jam tersedia disepanjang jalan ini.

Setalah membaca-baca 9 Tempat Oleh-Oleh di Bali, Kami anjurkan kepada anda, jika ingin berkunjung ke tempat oleh-oleh diatas, lebih baik anda mengunakan jasa Bali sewa mobil dengan supir. Nah jika anda menyewa mobil plus sopir anda tidak perlu pusing memikirkan untuk mencari lokasi parkir, anda tidak perlu juga memikirkan rute dan kemacetan di jalan. Semua tempat oleh-oleh yang ada diatas berada didaerah pusat kemacetan di kota Bali.

Tempat Oleh-oleh Khas Makassar

Anda yang baru datang ke Makassar, jangan lupa mendatangi tempat-tempat penjualan oleh-oleh khas Makassar yang ada di Makassar. Tempatnya tersebar di sejumlah tempat di kota ini dengan harga yang relatif terjangkau.

Berikut rekomendasi tempat-tempat penjualan souvenir dan oleh-oleh khas Makassar:

1. Toko Serba Oleh-Oleh (Khas Makassar)
Menjual kue bagea, aneka kacang, kue Pia, minyak gosok/urut, minyak tawon, rumah Tator, markisa, kapal kayu hitam, mutiara, dan kapal kayu hitam, dan lain-lain. Harga berkisar Rp 15 ribu sampai Rp 20 ribu. Pemilik toko: Hengky Wijaya. Alamat: Jln. Somba Opu No. 143. Telp. 322108 Makassar – Indonesia.

2. Toko Mentari, (Spesial Oleh-Oleh Mentari)
Menjual minyak gosok, rumah Tongkonan, kue bagea, aneka kacang, kue pia, minyak gosok/urut, minyak tawon, rumah Tator, markisa, kapal kayu hitam, mutiara, dan kapal kayu hitam, dan lain-lain. Harga berkisar Rp 12 ribu sampai Rp 25 ribu. Pemilik Toko, Piter, Jln. Somba Opu No. 140. Telp. 3635370. e-mail: tokomentari_ole2@yahoo.com. Makassar – Indonesia.

3. Toko Monas Jaya
Menjual kaos Makassar, pakaian Toraja, minyak gosok, rumah Tongkonan, kue Bagea, aneka kacang, kue pia, minyak gosok/urut. Minyak Tawon, rumah Tator, markisa, kapal kayu hitam, mutiara, kapal kayu hitam, dan lain-lain. Harga berkisar Rp 20 ribu sampai dengan Rp 50 ribu. Pemilik toko: Juli Budiono. Alamat: Jln. Somba Opu No. 123 Telp. 0411-318581. Makassar – Indonesia.

4. Toko Tahir (Kain Bugis)
Menjual kaos Makassar, pakaian Toraja, kain sutra, dan lain-lain. Harga berkisar Rp 50 ribu-Rp 100 ribu. Pemilik toko: Mufaddal. Alamat: Jln. Somba Opu No. 155 Telp. 3610647 Makassar – Indonesia.

5. Toko Sutra
Menjual khusus kain sutra Bugis, baju sutra Toraja, dan baju sutra bermerk Makssar, dan lain-lain. Harga berkisar Rp 110 ribu sampai Rp 150 ribu. Pemilik toko: Muh Kurnia Syam. Alamat: Jln. Somba Opu No. 194 Telp. 314364, Makassar – Indonesia. Email: arnikurnia87@yahoo.co.id

6. Toko Sulawesi
Menjual kaos Makassar, pakaian Toraja, kain sutra, rumah Tator, kerajinan mutiara, kerajinan perak, minyak tawon, dan lain-lain. Harga berkisar Rp 60 ribusampai Rp 150 ribu. Pemilik toko: David. Alamat: Jln. Somba Opu No. 9B Telp. 334998, Makassar – Indonesia.

7. Toko Indo Karya
Menjual kaos Makassar, pakaian Toraja, kain sutra, rumah Tator, kerajinan mutiara, kerajinan perak, minyak tawon, songkok Bone, dodol, minyak kayu putih, minyak beruang, Bosara, dan aneka kerajinan lainnya. Harga berkisar Rp 20 ribu sampai Rp 150 ribu. Pemilik Toko: Nini. Alamat: Jln. Somba Opu No. 203 Telp. 3623862 Makassar – Indonesia.

8. Toko Asdar Art Shop (Antiques & Primitive)
Menjual khusus sutra, menjual kaos sutra Makassar, pakaian sutra Toraja, kain-kain sutra. Harga berkisar Rp 160 ribu sampai Rp 250 ribu. Pemilik toko: Ilham Shaleh. Alamat: Jln. Somba Opu No. 207, Makassar – Indonesia. Nomor ponsel: 085242303633.

9. Toko Optik Sinar
Menjual berbagai macam pilihan kacamata, mulai dari pelayanan, jaminan servis gartis, menerima resep dokter, periksa mata gratis, soft contact lens center, tersedia frame dan lensa terbaru, dan yang paling unik adalah kacamata terbuat dari emas asli 18 karat, buatan Makassar. Harga berkisar Rp 200 ribu sampai Rp 500 ribu. Pemilik toko: Andi. Alamat: Jln. Somba Opu No. 76 Telp. 324777, Makassar – Indonesia. E-mail: Optiksinar-mks@hotmail.com

10. Toko Milies Karpet (ML)
Berdagang karpet, permadani, plastik, vertikal blind, horisontal blind, tas, gambar, dan aneka macam ragam lainnya. harga Rp 200 ribu sampai Rp 250 ribu. Pemilik toko: Meli. Alamat: Jln. Somba Opu No. 102 Telp. 323931 Fax. 3651728 Makassar – Indonesia.

11. Toko Pantai Harapan
Menjual berbagai macam souvenir dan berbagai macam oleh-oleh khas asli Makassar dan menerima segala macam pesanan souvenir mulai dari kaos Makassar, pakaian Toraja, kain sutra, rumah Tator, kerajinan mutiara, kerajinan perak, minyak tawon, menjual minyak gosok, rumah Tongkonan, kue Bagea, aneka kacang, kue pia, minyak gosok/urut, minyak tawon, rumah Tator, markisa, kapal kayu Pinisi, mutiara, kapal kayu hitam, dan berbagai macam lainnya. Harga berkisar Rp 60 ribu sampai Rp 150 ribu. Pemilik toko: Indra. Alamat: Jln. Penghibur No. 47 Telp. 0411-320822 Makassar – Indonesia.

12. Toko Asean
Menjual oleh-oleh khas Makassar, pesanan kaos Makassar, pakaian Toraja, kain sutra, rumah Tator, kerajinan mutiara, kerajinan perak, minyak tawon, menjual minyak gosok, rumah Tongkonan, kue Bagea, aneka kacang, kue pia, minyak gosok/urut, minyak tawon, rumah Tator, markisa, jagung, kapal kayu Pinisi, mutiara, kapal kayu hitam, dan berbagai macam lainnya. Harga berkisar Rp 80 ribu hingga Rp 150 ribu. Pemilik toko: Mimi. Alamat: Jln. Somba Opu No. 132 Telp. 0411-3615483. Makassar – Indonesia.

13. Toko Maju
Menjual berbagai macam kerajinan Khas Asli Makassar, bermacam-macam plastik, imitasi spoon, nika karpet, permadani, terpal, tenda plastik, spon topi, sol spon, karet foam, gabus kotak, dan lembaran, D-C-FIX, dan berbagai macam lainnya. Harga berkisar Rp 180 ribu hingga Rp 280 ribu. Pemilik toko: Fery Wijaya. Alamat: Jln. Somba Opu No. 115 Telp. 0411-3623223. Makassar – Indonesia.

Oleh-Oleh Khas Bandung yang Murah dan Tahan Lama

Ini dia daftar aneka oleh-oleh khas Bandung yang murah dan tahan lama. Ada berbagai jenis buah tangan yang dapat Anda bawa dari kota kembang ini, mulai dari makanan, camilan, baju, jajanan, dan sampai souvenir khas Bandung pun ada. Anda tinggal pilih mau beli oleh-oleh jenis apa dan soal harga tidak usah kuatir, hampir semuanya di banderol dengan harga yang murah meriah.

Sudah menjadi kebiasaan atau semacam tradisi, kalau habis liburan hampir setiap traveler selalu menyempatkan diri berbelanja oleh-oleh untuk keluarga, sanak saudara, teman, tetangga, atau sekedar untuk kenang-kenangan. Tak heran jika di setiap kota wisata termasuk Bandung, berjejeran aneka toko dan pusat oleh-oleh khas daerah yang terkenal.

Nah, untuk membantu Anda dalam memilih oleh-oleh khas Bandung, mulai dari makanan khas sampai yang selain makanan juga ada. Yuk, simak daftar oleh-oleh khas Bandung yang terkenal berikut ini.

Daftar Oleh-Oleh Khas Bandung Murah Meriah, Terkenal, Dan Tahan Lama

1. Pisang Bollen Kartika Sari Bandung

Pisang Bollen Kartika Sari Bandung

Siapa seh yang tak kenal oleh oleh khas Bandung Kartika Sari? Toko oleh-oleh khas Bandung ini menjadi langganan dan favorit para wisatawan saat berlibur ke Bandung. Ada berbagai makanan dan camilan khas Bandung yang dapat Anda temui disini. Tapi, buah tangan yang paling terkenal adalah Pisang Bollen Kartika Sari.

Toko yang berkantor pusat di Jalan H. Akbar Nomor 4, Kebon Kawung, ini menyediakan pisang bollen lezat khas yang pastinya akan membuat Anda ketagihan. Pisang bollen ala Kartika Sari ini adalah pelopor pisang bollen di Bandung dan telah lama menjadi oleh-oleh wajib jika berkunjung ke Kota Kembang ini.

Pisang bollen ini populer sejak tahun 1970an dan sampai saat ini masih menggunakan resep asli turun termurun, sehingga cita rasanya dijamin tak berubah. Beragam varian rasa bisa Anda temukan di sini mulai dari keju, cokelat sampai durian. Soal harga tak usah kuatir, masih cukup terjangkau kok.

Selain itu, masih ada aneka pastry dan kue-kue lezat lainnya seperti pastel, risoles, kroket, brownies kukus rainbow dan juga bagelen. Saat ini, Kartika Sari membuka banyak cabang di kota Bandung, Jakarta, dan mungkin beberapa kota lainnya seperti tangerang. Namun, membeli di kota asalnya akan memberikan sensasi berbeda.

2. Prima rasa : Picnic Roll

Prima rasa : Picnic Roll

Pusat oleh oleh Bandung yang kedua adalah Prima Rasa Bandung. Makanan khas Bandung yang paling terkenal disini adalah Picnic Roll Prima Rasa. Picnic roll merupakan olahan daging cincang yang sudah diberi bumbu sebelumnya, dimasukkan ke kulit pastry bersama telur rebus, kemudian dipanggang sampai berwarna kecokelatan.

Rasanya? Tak perlu lah Anda meragukan kelezatannya. Picnic roll tersedia dalam dua varian yaitu daging sapi dan daging ayam yang sama-sama enak. Selain picnic roll, menu andalan lainnya di Prima Rasa adalah brownies, pudding mouse dan mousse cake.

Sampai saat ini, Prima Rasa hanya membuka cabang di kota Bandung saja. Hal ini dikarenakan kekhawatiran akan kualitas produk bisa menurun jika toko membuka cabang di kota lain.

Semua pastry dan kue Prima Rasa diproduksi dalam satu dapur yang terpusat di Jalan Kemuning untuk kemudian didistribusikan ke toko cabang lainnya termasuk yang ada di Jalan Pasirkaliki. Tak mengherankan jika kualitas rasa yang dihasilkan sama baiknya dan tak mengecewakan penikmatnya.

3. Surabi Bandung

Surabi Bandung

Surabi adalah salah satu jajanan khas Bandung yang paling terkenal. Surabi saat ini tak hanya bisa dinikmati di kota ini saja. Anda juga bisa membawanya pulang sebagai oleh-oleh khas Bandung murah meriah untuk keluarga tercinta.

Surabi saat ini pun tak bisa dibilang ‘makanan kampung’. Berbagai varian rasa surabi telah diciptakan, hal ini membuat surabi menjadi sajian lezat yang mengikuti perkembangan zaman.

Salah satu tempat yang menyediakan surabi sebagai oleh-oleh Bandung adalah Surabi Enhaii yang berlokasi di Jalan Setiabudi. Anda bebas memilih surabi berbagai rasa mulai dari oncom, durian keju, ayam telur keju sampai kismis.

4. Peuyeum Bandung

Peuyeum Bandung

Oleh-oleh khas Bandung murah berikutnya adalah Peuyeum. Tak sulit menemukan peuyeum di Bandung. Peuyeum atau yang umunya disebut dengan tape ini memang sudah identik dengan kota Bandung dan Jawa Barat.

Peuyeum banyak dijual di pusat oleh-oleh, salah satunya di kawasan Jalan Cihampelas. Biasanya, peuyeum ini digantung di depan kios sehingga wisatawan dengan mudah mengenali tempat yang menjual peuyeum.

Peuyeum merupakan produk olahan dari singkong. Cara pembuatannya cukup mudah. Singkong yang sudah dibersihkan kemudian direbus. Setelah itu, singkong dtaburi ragi dan disimpan di tempat tertutup.

Peuyeum sudah bisa dinikmati 2-3 hari kemudian. Peuyeum digemari warga Bandung karena mampu menimbulkan efek hangat di tubuh di tengah udara kota yang sejuk cenderung dingin. Peuyem juga termasuk oleh-oleh khas bandung yang cukup tahan lama selain camilan kering seperti keripik tempe,dan sebagainya.

5. Gepuk Nyonya Ong

Gepuk Nyonya Ong

Gepuk Nyonya Ong termasuk dalam daftar oleh-oleh khas Bandung yang murah sebanding dengan bahan bakunya yang berasal dari daging sapi dan ayam. Berlokasi di Jalan Dr. Djunjunan 155E, toko ini selalu dipenuhi pembeli.

Gepuk sendiri merupakan hasil olahan daging sapi yang juga populer dengan sebutan ‘empal’. Potongan daging yang telah digeprek dan ditipiskan akan dirangkai dengan lidi untuk menjaga seratnya tak hancur saat dimasak.

Tak hanya daging sapi, Gepuk Nyonya Ong juga menyediakan olahan daging ayam. Dengan kreatifitasnya, gepuk ini diolah dalam berbagai varian seperti beef original, beef salty, beef extra pedas, beef less sugar, chicken original dan chicken spicy. Begitu sampai rumah, segera siapkan sepiring nasi hangat. Gepuk Nyonya Ong sangat nikmat disantap bersama nasi dengan asap yang masih mengepul.

6. Brownies Kukus Amanda Bandung

Brownies Kukus Amanda Bandung

Sejak tahun 2000, Brownies Amanda turut meramaikan daftar oleh-oleh khas kota Bandung. Pada awal kemunculannya, Brownies Kukus Amanda menjadi sangat unik karena tidak biasanya brownies dikukus. Rasa cokelatnya yang legit, tekstur kue yang lembut, dan rasa yang tak mahal menjadi faktor pendongkrak kepopuleran Brownies Kukus Amanda.

Jika pada awalnya Brownies Kukus Amanda memulai usahanya di sebuah outlet kecil di Jalan Rancabolang No 29, Margahayu Raya, kini usahanya telah melebar hingga ke berbagai kota di Indonesia, mulai dari Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.

Jika pada awalnya Brownies Kukus Amanda hanya memiliki rasa cokelat original, maka kini sudah tersedia banyak varian, mulai dari brownies cheese cream, blueberry, choco marble, sarikaya pandan, tiramisu, banana bizz, dan lain-lain. Favorit saya pribadi adalah cheese cream. Perpaduan antara citarasa pahit manis cokelat dan gurihnya cheese cream sungguh lezat!

7. Oncom Raos

Oncom Raos

Satu lagi oleh-oleh khas Bandungan yang tak boleh dilewatkan adalah oncom. Oncom merupakan produk olahan dari kacang yang difermentasi. Oncom ini kemudian bisa dijadikan bahan baku untuk membuat masakan lezat lainnya, salah satunya adalah oncom goreng yang banyak digemari.

Oncom Raos adalah salah satu tempat yang menyediakan produk olahan oncom. Berlokasi di Jalan Cihampelas 91 B, tak sulit mencari tempat oleh oleh khas Bandung ini karena berada dekat pusat perbelanjaan populer yaitu Cihampelas Walk.

Tak hanya oncom goreng, tempat yang sudah berdiri lebih dari 40 tahun ini juga menyediakan beragam jenis oleh-oleh khas Bandung yang tahan lama lainnya seperti aneka keripik, sale pisang dan juga bermacam manis dengan harga yang cukup murah meriah.

8. Tahu Bandung

Tahu Bandung

Tak hanya Sumedang yang terkenal akan tahunya, Bandung juga punya tahu yang tak kalah enak dengan Tahu Sumedang. Tahu Bandung memiliki rasa yang lebih gurih dan tekstur yang lebih lembut. Rasanya juga tidak masam sama sekali.

Jika Anda berminat untuk menjadikan makanan berprotein tinggi ini sebagai oleh-oleh saat berwisata ke Bandung, maka Anda punya beberapa pilihan. Salah satunya adalah Tahu Susu yang merupakan oleh oleh khas Lembang Bandung.

Anda dapat menemukan Tahu Susu Lembang di Jl Raya Lembang No 117. Selain itu, sobat traveler juga bisa menikamati aneka Tahu Bandung lainnya yang tak kalah enak dengan Tahu Susu Lembang, seperti Tahu Tauhid di Jln Sesko AU No 20, Lembang, Tahu Yun Yi di Jalan Jenderal Sudirman No 229, Tahu Talaga di Jalan Jenderal Sudirman No 227, dan Tahu Sehat Bersih di Jalan Astana Anyar No 82.

9. Rujak Cireng

Rujak Cireng

Nah, kalau oleh-oleh khas Bandung yang satu ini adalah inovasi baru dari cireng alias aci yang digoreng. Cireng merupakan cemilan khas Bandung yang sangat digemari karena rasanya yang gurih dan teksturnya yang kenyal. Jika dulu cireng hanya digoreng atau diberi isian, kini kita dapat menikmatinya dengan bumbu rujak (kecap) manis pedas yang gurih.

Rujak cireng ini banyak dijual dalam keadaan belum digoreng. Maklumlah, rujak cireng ini paling sedap bila disantap dalam kondisi masih hangat. Menggoreng rujak cireng ini tentu akan menjadi tantangan tersendiri bagi Anda karena cireng ini suka meletup-letup saat digoreng.

10. Batagor Bandung

Batagor Bandung

Makanan khas Bandung yang satu ini berupa tahu berisi adonan olahan ikan tenggiri dan tepung tapioka lalu digoreng. Batagor ini disantap dengan sambal kacang dan kecap manis yang diberi perasan jeruk nipis. Rasanya sangat nikmat! Batagor pun cocok untuk dijadikan oleh-oleh khas Bandungan untuk keluarga dan orang tercinta.

Anda bisa membeli dalam kondisi masih mentah dan baru menggorengnya setelah tiba di rumah. Beberapa batagor yang terkenal di kota Bandung adalah Batagor Riri di Jl Burangrang No 41, Batagor Kingsley di Jl Veteran No 25, dan Batagor Burangrang di Jl Burangrang No 7.

11. Keripik Maicih

Keripik Maicih

Bagi yang suka pedas, jangan sampai melewatkan camilan khas Bandung yang satu ini. Produk-produk andalan dari Keripik Maicih diantaranya berupa keripik singkong pedas, seblak, gurilem dan basreng alias baso goreng.

Keunikan dari Keripik Maicih adalah Anda bisa memilih level kepedasannya dari level 1 hingga level 10. Anda berani mencoba Keripik Maicih level 10? Jangan lupa untuk menyiapkan air minum dan tissue yang banyak karena rasanya sangat pedas.

12. Tempe Gila

Tempe Gila

Satu lagi camilan pedas khas Bandung yang perlu Anda cobain, yaitu Tempe Gila. Makanan ini berupa keripik tempe yang memiliki tingkat kepedasan tertentu. Pecinta makanan pedas perlu mencoba tempe ini.

Berbagai toko oleh-oleh kuliner khas Bandung atau pasar-pasar, seperti di daerah Kosambi atau seputar Terminal Leuwi Panjang, menjual kemasan tempe pedas yang bisa dibawa pulang.

13. Martabak Bandung

Martabak Bandung

Kota Kembang Bandung juga terkenal dengan martabaknya, terutama martabak manisnya. Beberapa yang terkenal adalah Martabak San Fransisco, Martabak Good di Jalan Cibadak, Martabak Intisari di Jalan Sudirman, Martabak Andir di Jl. Jendral Sudirman No. 413 dan lain-lain.

Banyak pembeli yang membeli makanan atau oleh-oleh khas yang satu ini untuk dibawa ke kota lain. Martabak manis paling enak dimakan selagi hangat karena kulit martabaknya akan memberikan sensasi kriuk yang renyah dan gurih. Oleh karena itu, makanan khas Bandung yang satu ini cocok buat oleh-oleh bagi Anda yang berdomisili tak jauh dari Bandung.

14. Kafetaria Pia 170

Kafetaria Pia 170

Bukan hanya Jogja yang terkenal akan bakpianya, Bandung juga punya kue pia yang enak yaitu Kafetaria Pia 170. Dengan harga sekitar Rp. 30.000, Anda sudah bisa mengantongi sekotak pia enak yang dibungkus dalam kotak berdesain retro. Anda dapat menemukan toko oleh-oleh khas Bandung ini di Jalan HOS Cokroaminoto (Pasirkaliki).

Yang menarik dari pia ini adalah rasa unggulannya yang berbeda dari pia tradisional, yaitu butterscotch. Untuk menemani belanjaan pia tersebut, Anda juga bisa memilih makanan oleh-oleh lainnya, baik yang tradisional maupun modern. Berbagai makanan disini dikemas dalam bungkusan berdesain modern dengan harga yang terjangkau.

15. Angklung

Angklung

Bagi Anda yang sedang mencari oleh oleh khas Bandung selain makanan, maka Angklung merupakan pilihan yang tepat. Angklung merupakan alat musik tradisional khas Bandung yang diakui dunia. Alat musik yang terbuat dari bambu ini mampu menghasilkan kombinasi melodi yang indah saat dimainkan.

Salah satu tempat yang terus memelihara dan mengembangkan kesenian tradisional ini adalah Saung Angklung Udjo. Berlokasi di Jalan Padasuka, Saung Angklung Udjo banyak dikunjungi wisatawan dari dalam maupun luar negeri.

Setelah puas menyaksikan pementasannya yang luar biasa, jangan lupa untuk membeli aneka souvenir khas Bandung yang unik dan menarik di sini. Anda bisa membeli angklung sebagai oleh-oleh khas Bandung untuk keluarga dan teman-teman. Selain dijual sebagai alat musik, tersedia juga miniatur anglung dalam bentuk gantungan kunci dan hiasan meja atau dinding.

16. Aneka Kerajinan Tangan Lembang

Aneka Kerajinan Tangan Lembang

Selain Tahu Susu, ada satu lagi oleh oleh khas Lembang Bandung yang wajib dibeli yaitu Kerajinan Tangan Khas Lembang. Tak hanya terkenal akan tempat wisata alam dan sajian kulinernya yang enak, kawasan Lembang juga memiliki beragam kerajinan tangan unik dan menarik untuk dijadikan oleh-oleh.

Beberapa di antaranya yang tak boleh dilewatkan adalah tas anyaman, keramik dan beragam kerajinan dari bambu. Silakan datang ke Jalan Raya Lembang dan temukan oleh-oleh terbaik untuk orang tercinta dan tersayang di rumah.

17. Pakaian Khas Factory Outlet Bandung

Pakaian Khas Factory Outlet Bandung

Factory Outlet merupakan salah satu pusat oleh oleh baju khas Bandung yang wajib dikunjungi. Aneka model pakaian dari mulai baju, kaos, celana, topi, dan aksesoris terkini bisa Anda temukan disini. Bagi wisatawan, biasanya datang ke Bandung tak hanya untuk berwisata, tapi juga untuk berbelanja di Factory Outlet yang menjamur di kota Bandung.

Beberapa kawasan favorit para wisatawan adalah Jalan Dago, Jalan Cihampelas dan Jalan Riau. Berada di tempat-tempat ini, Anda akan lupa waktu dan terbenam dalam berbagai model pakaian terbaru hasil kreatifitas warga Bandung. Jangan lupa siapkan dana lebih ya, karena bisa jadi Anda kalap berbelanja di sini.

18. Tas Dan Sepatu Khas Cibaduyut Bandung

Tas Dan Sepatu Khas Cibaduyut Bandung

Terakhir, souvenir khas Bandung yang bisa Anda jadikan oleh-oleh selain makanan adalah tas daan sepatu buatan Cibaduyut. Ada kebanggan tersendiri saat membeli produk asli dalam negeri. Tak selamanya produk luar negeri itu lebih baik dari produk dalam negeri. Bahkan, banyak produk impor berkualitas yang sebenarnya merupakan buatan dalam negeri.

Jika Anda selama ini menggilai produk fashion buatan luar negeri, cobalah mengunjungi kawasan Cibaduyut. Di sepanjang jalan, Anda akan menemukan deretan toko yang memamerkan beragam barang dagangannya. Anda yang gila belanja, diharapkan mampu menahan diri.

Produk andalan di sini adalah tas dan sepatu kulit. Produk buatan anak negeri nyatanya tak kalah ciamik dari buatan luar negeri. Desain tas dan sepatu yang tersedia juga cantik dan modis. Selain tas dan sepatu, Anda juga bisa menemukan dompet, ikat pinggang, sandal dan beragam aksesoris lainnya.

Bagaimana sobat traveler? Puaskan dengan aneka makanan dan souvenir khas Bandung yang bisa Anda bawa pulang? Bandung benar-benar memang kota kreatif yang menyajikan banyak sensasi unik dan menarik. Bagi Anda yang punya info aneka oleh-oleh khas Bandung yang murah dan tahan lama serta menarik lainnya bisa share kepada kami, semoga bermanfaat.

Oleh-Oleh Khas Jogja yang Terkenal Murah dan Tahan Lama

Ini dia daftar rekomendasi oleh-oleh unik khas Jogja yang terkenal murah dan tahan lama. Ada aneka macam makanan dan kerajinan khas yang dapat dijadikan buah tangan saat pulang dari Yogyakarta.

Sudah bukan rahasia umum jika Yogyakarta memiliki sejuta keindahan akan budaya, seni, dan alam. Tak ayal, kota ini pun selalu menjadi incaran wisatawan untuk berakhir pekan. Nah, setelah Anda puas menikmati aneka wisata Jogja yang indah tentu saja ada hal lain yang tak boleh dilewatkan begitu saja, yaitu berburu oleh-oleh untuk keluarga, saudara, dan teman di rumah.

Untuk membantu Anda dalam memilih aneka oleh-oleh khas Yogyakarta, maka kami telah menyusun daftar lengkap makanan dan souvenir bagus yang dapat dijadikan buah tangan. List ini saya rangkum dari berbagai sumber dan pengalaman pribadi ketika rekreasi ke kota Gudeg.

Daftar Oleh-Oleh Khas Jogja Yang Terkenal Murah Dan Tahan Lama

1. Bakpia

Bakpia

Oleh oleh khas Jogja yang paling terkenal pertama adalah bakpia. Semua orang pasti mengenal yang namanya bakpia, yaitu makanan khas Jogja yang bentuknya bulat kecil di dalamnya berisi kacang hijau, dibungkus dengan tepung lalu dipanggang. Di beberapa daerah di Indonesia, makanan yang terasa gurih dipadu dengan rasa isinya, jika dimakan ini dikenal dengan nama pia atau kue pia.

Bedanya, Bakpia Pathok bentuknya lebih kecil dan lebih lembut jika dikunyah. Saat ini isi bakpia tidak hanya berisi kacang hijau. Tapi ada isi cokelat, kumbu hitam bahkan keju. Harga nya pun cukup murah dan terjangkau.

Di Yogyakarta, bakpia yang cukup dikenal salah satunya berasal dari daerah Pathuk, Yogyakarta. Bakpia pathuk 75 dan 25 nampaknya yang paling terkenal dan recomended. Tempat lain yang cukup tekenal adalah Bakpia Kurniasari yang ada di jalan dekat Terminal Lama, Umbulharjo, Yogyakarta. Selain itu, ada juga “Bakpia Pojok Bu Prapti” yang beralamat di Jl. Monumen Jogja Kembali (Jl. Monjali) No. 54 Karangjati, Yogyakarta.

Sedikit tips membeli bakpia, minta pada penjual untuk mencicipi dan memastikan baru tidaknya makanan ini. Jika dikunyah dan ditekan masih lunak dan mudah hancur saat di kunyah, artinya masih layak konsumsi dan tahan lama untuk dibawa pulang.

Sebaliknya jika agak keras, sebaiknya tidak usah dibeli karena kemungkinan buatan lama dan kurang layak untuk dikonsumsi karena sudah kadaluarsa. Makanan ini sebaiknya dikonsumsi maksimal 3 hari dari pembuatan. Lebih dari itu sebaiknya jangan dimakan karena rasanya sudah tidak nikmat lagi.

Dan satu lagi, sebaiknya Anda membeli langsung bakpia ke pabriknya sehingga bisa merasakan bakpia yang masih hangat, enak, dan tahan lebih lama.

2. Yangko

Yangko

Yangko adalah sejenis makanan yang terbuat dari bahan tepung ketan. Bentuknya persegi empat mungil, ditambah dengan baluran tepung terigu. Yangko memiliki kekhasan rasa. Kecuali rasa manis yang dominan. Di dalam yangko kita juga bisa merasakan wangi aromanya. Bentuknya yang kecil menyebabkan kita tidak cepat ketika menyantapnya. Nuansa kenyal ketika kita mengunyah mengundang sensasi kenikmatan bersantap.

Makanan ini salah satu makanan khas Kotagede, Yogyakarta. Yangko juga termasuk oleh oleh khas Jogja yang paling terkenal selain bakpia. Pada awalnya yangko berisi campuran cincangan kacang dan gula. Namun kini, semakin banyak rasa baru bermunculan untuk menyemarakkan cita rasa yangko. Selain rasa asli, kini bisa pula ditemui yangko dengan rasa buah-buahan, seperti stroberi, nangka, coklat, durian dan melon.

Proses pembuatan yangko tidaklah terlalu rumit. Hanya saja dibutuhkan ketekunan, ketelitian dan keterampilan. Mula-mula dipersiapkanlah tepung ketan, gula yang telah dicairkan dan aroma. Adonan diaduk dengan mesin pengaduk (mixer).

Setelah itu adonan dibuat jenang hingga mengental. Setelah kadar kematangan dan keketalannya cukup, adonan dituang dalam wadah baskom. Bila adonan sudah suam-suam kuku kemudian dituang untuk dilentreng didinginkan dan dibuat melebar tipis. Setelah dingin barulah adonan yang sudah jadi itu dipotong-potong, dibungkus kertas minyak dan disusun dalam dus yang telah disiapkan.

Meski banyak ditemui di Kotagede, namun ada yangko juga dapat ditemukan di berbagai pusat oleh-oleh di Yogyakarta. Seperti kawasan Pathuk Jl Gadjahmada, Jl Mataram ataupun pusat oleh-oleh yang tersebar di Yogyakarta.

3. Geplak

Geplak

Oleh oleh khas Jogja yang paling terkenal selanjutnya adalah Geplak. Geplak adalah makanan khas Yogyakarta yang memakai bahan dasar kelapa, gula dan pewarna makanan serta aroma sesuai selera. Biasanya disajikan dengan warna menyolok kuning, pink, coklat atau tergantung rasanya. Makanan yang manis rasanya ini, sekarang variannya tidak hanya semacam saja. Rasa coklat, nangka, durian, atau vanila bisa anda pilih sesuai selera.

Proses pembuatan geplak tidak terlalu sulit, setelah bahan disiapkan langkah selanjutnya adalah sebagai berikut: Kelapa muda diambil dagingnya, lalu dibersihkan kulit luarnya setelah itu diparut, lalu santannya ditempatkan di kuali dan dicampur dengan gula, lalu diaduk. Setelah itu dinaikkan ke tungku.

Setelah kurang lebih 4 jam diturunkan dari tungku dan diberi aroma, lalu dibentuk dan diangin-anginkan selama kurang lebih 10 menit. Untuk mendapatkan makanan ini, hampir semua pusat oleh-oleh di Yogyakarta menyajikan. Atau Anda bisa juga membelinya di Toko Oleh-Oleh Geplak Mbok Tumpuk Bantul yang legendaris dan terkenal seantero Jogja.

4. Gudeg

Gudeg

Gudeg adalah makanan khas Jogja yang paling terkenal seantero nusantara, sehingga kota Yogyakarta mendapat sebutan Kota Gudeg. Belum ke Jogja namanya jika liburan ke sini tapi tidak mencicipi gudeg. Menyukai gudeg tapi khawatir basi saat ingin membawa pulang makanan ini? Tenang. Anda bisa membawa gudeg kering sebagai oleh oleh khas Jogja untuk keluarga di rumah.

Gudeg sebenarnya ada dua jenis, gudeg basah dan gudeg kering. Untuk dibawa pulang ke kota asal, tentunya gudeg kering lebih cocok. Gudeg kering tak banyak berbeda dari gudeg basah, hanya saja proses memasaknya membutuhkan waktu yang lebih lama dan rasanya yang cenderung lebih manis dari gudeg basah. Gudeg kering bisa bertahan sampai 3 hari, untuk penyimpanan lebih baik diletakkan di lemari es.

Salah satu tempat yang menjual gudeg jenis ini adalah Gudeg Yu Djum yang terletak di Jalan Kaliurang 5, Yogyakarta. Di sini, Anda bisa menyantap gudeg di tempat atau memesan paket untuk di bawa pulang. Gudeg yang dibawa pulang biasanya dikemas dalam besek atau kendil, sesuai keinginan Anda.

5. Cokelat Monggo

Cokelat Monggo

Ingin oleh oleh khas Jogja ala Eropa? Datang saja ke Cokelat Monggo. Tak perlu jauh-jauh ke Belgia untuk dapat merasakan sensasi nikmat coklat. Di Yogyakarta, Anda bisa menikmati cokelat khas Yogyakarta dengan cita rasa Belgia, namanya Cokelat Monggo.

Cokelat Monggo diolah dari biji coklat pilihan yang didapat dari Jawa, Sumatera dan Sulawesi. Pemilik Cokelat Monggo ini merupakan pria berkebangsaan Belgia, sehingga ia tahu benar bagaimana cara meracik coklat yang tepat dan menghasilkan rasa yang nikmat khas cokelat di negerinya.

Meskipun pemiliknya orang asing, Cokelat Monggo tetap membawa unsur budaya Jawa. Hal ini bisa terlihat dari namanya, ‘monggo’, yang dalam bahasa Jawa berarti ‘silakan’. Hal lainnya terlihat dari kemasan cokelat yang menampilkan gambar wayang. Selain itu, Coklat Monggo juga sangat ramah lingkungan. Kemasannya terbuat dari kertas daur ulang bersertifikat yang aman untuk kemasan makanan.

Anda bisa datang ke Jalan Dalem KG III/978, Kotagede, Yogyakarta. Di sini, selain membeli cokelat Anda juga bisa melihat langsung proses pembuatan cokelat dari dapurnya yang hanya disekat dinding kaca.

6. Salak Pondoh

Salak Pondoh

Keberadaan Gunung Merapi tampaknya memberikan berkah tersendiri bagi masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya. Tanah di beberapa daerah seperti Magelang, Muntilan dan Sleman sangat subur dan cocok untuk budidaya buah salak pondoh. Salak pondoh memiliki ciri khas daging yang kering berwarna putih dan rasanya manis segar.

Sekali mencicipinya, tak akan cukup satu buah salak pondoh. Buah ini termasuk salah satu oleh oleh khas Jogja yang paling terkenal dan wajib Anda bawa saat pulang dari Jogja.

Menariknya, terdapat satu tempat agrowisata salak pondoh yang terletak di Kampung Gandung, Bangunkerto, Sleman. Kawasan seluas 27 hektar ini memiliki perkebunan salak dilengkapi dengan taman bermain anak, kolam renang dan juga kolam pancing. Selain dapat membeli salak di kawasan agrowisata, Anda juga bisa dengan mudah menemukan salak pondoh ini di kios-kios buah di sepanjang jalan kota.

7. Thiwul Yu Tum

Thiwul Yu Tum

Kini, tiwul bukan lagi makanan pokok Gunungkidul, posisinya berganti menjadi kudapan atau jajanan pasar dan menjadi oleh-oleh khas Gunung Kidul. Salah satu penjual thiwul yang legendaris adalah Tumirah. Sudah 28 tahun sejak tahun 1985, Yu Tum, panggilan akrabnya, menjual thiwul.

Berawal dari berjualan keliling kampung, saat ini Yu Tum yang usianya hampir sepuluh windu sudah mempunyai 3 gerai yang ditangani oleh menantunya. Gerai sekaligus dapur utamanya terletak di Jalan Pramuka no.36, sebelah Balai Desa Wonosari. Cabang yang lainnya ber lokasi di Jl. Wonosari-Jogja km 3.5 Siyono, dan Jl. Baron km 4. Meninggalkan stigma panganan jaman Jepang, thiwul semakin dilirik para pelancong yang berkunjung ke Gunungkidul.

Thiwul Yu Tum memang istimewa. Tumbukan gapleknya halus, sehingga bila matang ditanak terasa lembut di mulut, mirip tekstur roti. Selain itu, Yu Tum juga menambahkan gula Jawa sebagai pemanis. Sementara parutan kelapa yang menjadi pendamping setianya, semakin menambah rasa gurih.

Paduan yang pas! thiwul bisa dinikmati langsung sebagai kudapan, bisa juga dijadikan nasi yang disantap bersama sambal bawang dan sayur lombok ijo. Lauk gathot dan belalang goreng khas Gunungkidul pun bisa jadi alternatif pilihan. Semuanya tersedia di tempat Yu Tum. Ada juga thiwul rasa keju dan coklat yang harus dipesan terlebih dahulu untuk bisa mencicipnya.

8. Jadah Tempe Mbah Carik

Jadah Tempe Mbah Carik

Oleh oleh khas Jogja yang enak dan murah meriah berikutnya adalah Jadah Tempe Mbah Carik. Jadah tempe adalah salah satu makanan khas Kabupaten Sleman Yogyakarta. Makanan ini sangat terkenal dan hanya ada di sekitar tempat wisata Kaliurang yang berada di lereng Gunung Merapi. Jadah tempe ini bentuknya sederhana karena hanya berupa olahan ketan yang dilengkapi dengan tempe atau tahu yang diolah dengan cara dibacem.

Meskipun tampaknya sederhana, namun Jadah Tempe ini memiliki rasa yang khas dan nikmat serta perjalanan sejarah yang sangat panjang khususnya bagi penjual Jadah Tempe yang terkenal yaitu Mbah Carik di areal wisata Kaliurang.

Sesuai dengan latar belakang sejarahnya, awalnya jadah tempe ini sama sekali bukan makanan yang terkenal. Jadah tempe ini diperkenalkan pertama kali oleh Sastro Dinomo atau yang sering disapa mbah Carik sekitar tahun 1950-an di desa Kaliurang.

Makanan tersebut menjadi terkenal ketika Sri Sultan Hamengkubuwono IX mencoba mencicipi jadah tempe dan tanpa disangka-sangka Beliau sangat menyukainya. Lebih dari itu Beliau bahkan sering mengutus pengawalnya untuk membeli jadah tempe ke Kaliurang. Sejak saat itulah makanan Jadah Tempe menjadi terkenal dan menjadi makanan khas Jogja khususnya di Kaliurang sampai saat ini.

Nama Jadah Tempe sesungguhnya merupakan gabungan dari dua nama makanan yaitu jadah yang merupakan olahan dari ketan dan tempe ataupun tahu yang biasanya diolah dengan cara dibacem. Untuk dapat menikmati makanan ini pembeli hanya cukup mengeluarkan biaya yang murah. Harga untuk menikmati jadah tempe tersebut biasanya berkisar antara Rp.10.000,00 – Rp.20.000,00.

Dengan harga yang murah tersebut, wisatawan sudah dapat menikmati jadah dan tempe yang menjadi ciri khas Kaluirang. Di lokasi Kaliurang sendiri, penjual Jadah tempe juga terdapat dibanyak tempat. Namun hanya satu yang terkenal yaitu Jadah Tempe Mbah carik.

Makanan ini direkomendasikan kepada Anda para wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta khususnya yang berada di sekitar Kaliurang. Anda juga bisa membawanya pulang sebagai oleh oleh khas jogja murah dan enak untuk keluarga di rumah.

9. Tasuba (Tahu Susu Bakso)

Tasuba (Tahu Susu Bakso)

Tahu bakso biasanya terkenal sebagai salah satu oleh-oleh khas Semarang yang banyak digemari wisatawan. Namun, siapa sangka Jogja juga punya tahu bakso yang tak kalah enak, namanya Tasuba (Tahu Susu Bakso) Aneka Rasa.

Tasuba mempunyai tektur tahu yang lebih padat bila dibandingkan dengan tahu bakso pada umumnya. Rasa dan bumbunya benar-benar enak terasa dilidah. Proses produksinya pun bersih dan higienis karena dari tahu hingga bakso isiannya diproduksi sendiri.

Oya, Tasuba ini juga tanpa bahan pengawet lho, jadi lebih sehat dan aman dikonsumsi oleh Anda. Meskipun tanpa pengawet, makanan yang satu ini bisa tahan lama sampai 6 bulan. Dengan cita rasa yang lezat dan awet, Tasuba pun kini menjadi oleh-oleh khas Jogja terbaru yang hits dan paling dicari oleh wisatawan. Untuk harganya cukup murah hanya sekitar 32 ribu per kotaknya dengan isi 5 – 10 buah.

Bagi Anda yang penasaran dengan Tasuba, langsung saja kunjungi gerainya yang beralamat di Jl. Laksda Adisucipto km 7,6 Yogyakarta. Anda juga bisa mengunjungi pusat produksinya langsung di Perum BPI (Bukit Prmata Indah) A-12 Jl. Candi Gebang, Sleman Yogyakarta.

10. Belalang Goreng (Walang Goreng)

Belalang Goreng (Walang Goreng)

Satu lagi oleh-oleh khas dari Gunung Kidul Yogyakarta yang wajib dibeli, yaitu Belalang Goreng atau Walang Goreng. Makanan ekstrem dan unik ini bisa Anda temukan dengan mudah saat liburan ke kabupaten ini. Ada banyak kios-kios dadakan yang menjual belalang goreng di sepanjang jalan di Gunungkidul.

Harga belalang goreng cukup beragam tergantung jenis kemasan. Satu toples belalang goreng biasanya dibanderol dengan harga Rp 12.000. Sedangkan untuk ukuran yang lebih kecil, harganya Rp 6.000/bungkus. Harga bisa berubah sewaktu-waktu lho ya!

Salah satu merek belalang goreng yang paling terkenal adalah Belalang Goreng Pak Gareng yang biasanya dijual di toko oleh-oleh sekitar Gunung Kidul atau pun kota Jogja. Rasanya yang gurih, renyah, dan enak membuat Belalang Goreng Pak Gareng banyak dicari wisatawan. Harga Belalang Goreng Pak Gareng lebih mahal, sekitar 33 – 35 ribu per plastik / toples.

11. Keripik Belut

Keripik Belut

Anda sedang mencari makanan khas jogja yang enak dan tahan lama? Cobain deh keripik belut yang merupakan oleh-oleh khas daerah Godean Kabupaten Sleman, DIY. Rasanya yang renyah, gurih, dan lezat membuat keripik belut cocok untuk dijadikan camilan saat bersantai bersama keluarga atau pun sahabat.

Proses pembuatan keripik atau yang dikenal dengan peyek belut ini boleh dibilang sederhana. Belut terlebih dahulu dibuang tulangnya dan dibersihkan, lalu belut tersebut dilumuri dengan bumbu-bumbu seperti kemiri, ketumbar, bawang putih dan garam.

Setelah itu, belut dibalut dengan campuran tepung beras, kanji dan santan untuk memberikan rasa gurih. Nah, belut pun tinggal digoreng hingga kuning keemasan. Keripik belut yang berkualitas bagus biasanya tidak keras melainkan krenyes renyah saat digigit.

Nah, Bagi Anda yang ingin mendapatkan keripik belut ini, bisa mendatangi pusatnya di Pasar Godean atau toko oleh-oleh Jogja lainnya. Harga keripik belut khas Godean dibenderol sekitar 50 – 60 ribu rupiah per kg. Ada juga yang sudah dikemas dalam plastik-plastik dengan berbagai merek.

12. Seafood

Seafood

Kawasan Jogja selatan seperti Bantul dan Gunung Kidul yang berbatasan langsung dengan laut terkenal akan seafood segarnya. Bagi sobat traveler yang suka banget dengan makanan laut, bisa berkunjung ke Pantai Depok Bantul untuk menikmati seafood segar hasil tangkapan nelayan.

Anda juga bisa membawa pulang hasil tangkapan laut seperti ikan, cumi, dan udang untuk dimasak di rumah. Namun, bagi Anda yang rumahnya cukup jauh dari Jogja mending di masak kering dulu baru dibungkus untuk oleh-oleh.

Bila ingin camilan hasil laut, Anda bisa mengunjungi pantai Baron dan Kukup. Disini banyak penjual yang menjajakan udang goreng, cumi goreng, keripik rumput laut, rempeyek jingking, rempeyek udang rebon, dan lain sebagainya.

13. Peyek Mbok Tumpuk

Peyek Mbok Tumpuk

Bosen dengan bakpia? Cobain deh oleh-oleh khas Jogja selain bakpia yang satu ini, namanya Peyek Mbok Tumpuk. Makanan atau camilan ini merupakan oleh-oleh khas Bantul yang enak dan relatif murah meriah.

Peyek Mbok Tumpuk mempunyai ciri khas dari bentuknya yang bertumpuk tidak beraturan, berbeda dengan peyek pada umumnya yang berbentuk bulat pipih. Jumlah kacangnya pun lebih banyak karena mbok Tumpuk menggunakan perbandingan tepung beras dan kacang tanah sebesar 1 banding 2.

Bagaimana dengan rasanya? Tentu saja gurih dan renyah banget, kriuk kiruk lezat. Bagi Anda yang ingin mencoba, datang saja ke toko oleh-oleh Geplak Dan Peyek Mbok Tumpuk di Jl. KHA. Wahid Hasyim No.104 Bantul. Harga 1 kg peyek sekitar 44 ribu rupiah, sedangkan untuk geplak 34 ribu rupiah.

14. Batik Jogja

Batik Jogja

Setelah berburu oleh oleh khas Jogja yang berupa makanan, saatnya Anda mencari buah tangan yang berupa barang khas Jogja. Batik tak bisa dilepaskan begitu saja dari Yogyakarta. Batik juga selalu masuk dalam daftar oleh-oleh khas Jogja yang paling terkenal dan wajib dibeli oleh wisatawan yang datang ke kota ini.

Batik tak hanya berupa kain dan pakaian. Kreativitas warga Yogyakarta menjadikan batik dapat diaplikasikan dalam berbagai bentuk souvenir khas Jogja yang murah dan cantik seperti tas, syal dan sandal.

Tempat yang bisa Anda kunjungi untuk berburu batik tentu saja kawasan Jalan Malioboro dan Pasar Beringharjo. Selain dua tempat populer ini, Anda bisa mengunjungi Desa Karebet yang merupakan desa wisata penghasil kerajinan batik.

Di Desa Karebet, Anda bisa melihat batik tak hanya pada pakaian dan tas. Di sini, batik tampak lebih menarik karena diaplikasikan di kayu dalam bentuk topeng, gelang dan lain-lain.

15. Kerajinan Perak

Kerajinan Perak

Oleh oleh khas Jogja selain makanan berikutnya adalah aneka kerajinan perak. Kerajinan perak saat ini menjadi cinderamata khas Jogja yang digemari wisatawan. Untuk mendapatkan kerajinan perak ini, silakan datang ke Kotagede, berjarak 5 km dari pusat kota Yogyakarta, yang dikenal sebagai sentra penghasil kerajinan perak sejak zaman Kerajaan Mataram.

Di Kotagede, Anda bisa mengunjungi show room kerajinan perak atau datang ke rumah-rumah pengrajin secara langsung. Bentuk kerajinan perak di sini sangatlah beragam mulai dari perhiasan sampai hiasan dinding/meja. Kualitasnya pun tak perlu diragukan lagi. Kerajinan perak di sini telah banyak dikirim ke luar negeri sejak zaman Belanda.

16. Gerabah Kasongan

Gerabah Kasongan

Satu lagi kerajinan khas Jogja yang paling terkenal selain perak, yaitu Gerabah Kasongan. Gerabah Kasongan adalah oleh oleh khas Jogja lain yang tak boleh Anda lewatkan. Jika sebelumnya Anda telah berburu kerajinan perak di Kotagede, sekarang saatnya berburu kerajinan dari tanah liat di Desa Kasongan. Alamat lengkapnya di Pedukuhan Kajen, Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Gerabah khas Desa Kasongan ini telah dipercaya memiliki kualitas yang bagus. Gerabah dapat Anda temui dalam beragam bentuk mulai dari guci, vas bunga, lampu hias sampai asbak. Di sini, Anda juga bisa melihat langsung proses pembuatan gerabah mulai dari pembentukan tanah liat sampai pembakaran dan pewarnaan.

17. Kaos Dagadu Djokdja

Kaos Dagadu Djokdja

Anda sedang mencari oleh-oleh khas jogja yang unik? Kalau iya, mesti nyobain deh beli Kaos Dagadu. Kaos ini identik dengan plesetan lucu khas Yogyakarta yang dijamin akan membuat Anda tertawa, pas banget buat pacar atau pasangan Anda yang punya selera humor dan seni.

Dagadu sendiri berasal dari bahasa Walikan atau bahasa gaul Yogyakarta, yang berarti ‘matamu’. Hal ini semakin jelas terlihat di logo kaos yang berbentuk sebuah mata.

Untuk tempat pembelian, Anda bisa menemukan kaos ini di Mal Malioboro, Ambarukmo Plaza dan di Yogyatourium Dagadu Djokdja Jl. Gedongkuning 128, Yogyakarta. Saat ini terdapat banyak sekali kaos abal-abal yang mencatut nama Dagadu. Agar tak tertipu, sebaiknya Anda membeli di tiga tempat tersebut.

18. Blangkon Dan Surjan

Blangkon Dan Surjan

Tak lengkap rasanya liburan ke Jogja tanpa membeli pakaian khas Jogja / Jawa yaitu surjan dan blangkon. Pakaian tradisional Jawa jaman dulu ini bisa Anda peroleh di Pasar Beringharjo, toko dan pedagang kaki lima sepanjang jalan Malioboro.

19. Kerajinan Khas Pantai

Kerajinan Khas Pantai

Kerajinan atau Souvenir khas pantai ini dapat Anda temui di Pantai Baron dan Kukup Gunung Kidul Yogyakarta. Bahan dasar yang digunakan untuk membuatnya berupa cangkang kerang atau bekas binatang laut yang terdampar. Benda-benda tersebut kemudian diolah menjadi hiasan dinding, kap lampu, tirai, bingkai foto, dan berbagai bentuk unik lainnya.

20. Pernak-Pernik Dan Aksesoris Khas Jogja

Pernak-Pernik Dan Aksesoris Khas Jogja

Siapa seh yang tak suka pernak-pernik atau aksesoris? Hampir setiap orang sepertinya suka memakainya, apalagi kaum hawa! Nah, apabila Anda sedang berburu oleh-oleh khas Jogja yang ada di Malioboro, jangan lewatkan untuk membeli pernak-pernik bagus serta unik khas Jogja disini.

Di sepanjang jalan Malioboro, Anda bisa menemukan pedagang kaki lima atau toko yang menjajakan berbagai aksesoris khas Jogja yang cantik dari mulai gelang, topi, gantungan kunci, cincin, dompet, hingga tas. Harganya murah meriah lagi, tapi Anda harus menawarnya. Untuk itu, anda harus mengetahui tips tentang cara menawar barang di Malioboro agar bisa mendapatkan harga yang relatif terjangkau.

Bagaimana sobat traveler? Menarik dan keren bukan aneka buah tangan dari kota Pelajar? Rugi deh, kalau sampai melewatkan moment special disini untuk mendapatkan barang kesukaan Anda. Sekian dulu info wisata kali ini tentang oleh-oleh khas Jogja yang terkenal murah dan tahan lama, semoga bermanfaat.

Oleh-Oleh Khas Malang yang Murah dan Tahan Lama

Ini dia daftar oleh-oleh khas Malang yang murah, tahan lama, dan terkenal. Liburan di Malang tentu belum lengkap kalau tanpa berburu buah tangan khas kota ini. Malang punya segudang oleh-oleh yang bisa dibawa pulang untuk orang tersayang. Mulai dari makanan khas Malang, jajanan khas Malang, kaos khas Malang, kerajinan khas Malang hingga gantungan kunci bertuliskan Malang.

Setelah Anda puas menikmati berbagai objek wisata di Malang yang bagus, saatnya Anda berburu oleh-oleh. Nah, untuk mempermudah Anda dalam berburu oleh oleh khas Malang, Aneka Wisata telah menyiapkan daftar oleh oleh khas Malang yang wajib Anda beli ketika liburan ke Malang. Apa saja kira-kira? Yuk, simak 14 oleh oleh khas Malang berikut ini.

Oleh Oleh Khas Malang Yang Murah, Tahan Lama, Terkenal, Dan Wajib Dibeli

1. Aneka Keripik Buah

Aneka Keripik Buah

Tanah yang subur membuat lahan di Malang cocok untuk budidaya buah apa pun. Panen buah yang melimpah membuat warga Malang harus putar otak agar buah masih bisa dikonsumsi dalam jangka waktu yang lebih lama. Akhirnya, terciptalah aneka keripik buah khas kota Malang.

Beragam buah bisa dikreasikan menjadi keripik. Buah yang sebelumnya juicy dan segar, ternyata melalui proses panjang bisa jadi garing dan renyah. Beberapa keripik buah yang bisa Anda temukan di antaranya adalah keripik apel, nangka, salak, kelengkeng, rambutan dan semangka.

Keripik buah tersedia dalam beragam merek dagang. Anda bisa membelinya di pusat oleh-oleh dan juga kawasan tempat wisata di Malang. Aneka Keripik Buah termasuk salah satu oleh oleh khas Malang yang murah dan tahan lama.

2. Keripik Tempe

Keripik Tempe

Selain buah apel, Malang juga dikenal sebagai penghasil tempe. Anda bisa dengan mudah menemukan keripik tempe ini hampir di setiap sudut kota Malang. Ingin merasakan pengalaman membeli keripik tempe yang berbeda? Datang saja ke Kampung Sanan yang terletak di Kecamatan Belimbing.

Kampung Sanan dikenal sebagai salah satu sentra tempat oleh oleh khas Malang khususnya penghasil keripik tempe. Hampir semua warga di sini memiliki bidang usaha tak jauh dari produksi keripik tempe mulai dari pemasok tempe, pengiris tempe sampai pembungkus keripik tempe.

3. Malang Strudel

Malang Strudel

Strudel adalah kue berlapis, yang terbuat dari pastry dan di isi berbagai buah-buahan. Kue ini adalah oleh-oleh khas Malang terbaru. Resmi dibuka akhir 2014, Malang Strudel menyediakan Strudel berbagai varian rasa. Strudel sendiri merupakan pastry atau kue berlapis dengan isi aneka buah. Di sini, selain menemukan Strudel isi apel, Anda juga bisa menemukan strudle dengan varian lain seperti stroberi, mix fruit, pisang dan nanas.

Penasaran dengan rasa oleh-oleh baru khas Malang ini? Langsung saja datang ke Malang Strudel yang berlokasi di Jalan Ardimulyo Nomor 14, Singosari. Dan perlu Anda ingat, Malang Strudel hanya bisa dibeli di kota Malang, benar-benar oleh oleh khas Malang yang tidak dijual di kota lainnya.

4. Apel

Apel

Liburan ke kota Apel, rasanya tentu kurang lengkap jika belum membawa oleh-oleh berupa buah apel. Tak mengherankan jika buah yang satu ini pun selalu menjadi primadona oleh oleh khas Malang. Terdapat dua jenis apel di kota ini yang populer yaitu apel manalagi dan apel ana.

Apel manalagi berbentuk bulat dengan warna hijau dan rasanya manis segar. Hal ini berbeda dengan apel ana yang berbentuk sedikit lonjong dengan semburat warna merah dan rasanya lebih asam. Buah apel sangat mudah sekali ditemui di Malang. Anda bisa membelinya di kawasan agrowisata, pasar dan juga pedagang buah pinggir jalan. Jangan lupa menawar agar bisa mendapat harga yang lebih terjangkau ya.

5. Sari Apel

Sari Apel

Cara lain membawa buah apel sebagai oleh oleh khas Malang adalah dengan membelinya dalam bentuk sari buah. Sari buah ini dibuat dari apel segar pilihan. Apel terlebih dahulu dicuci dan dibuang bijinya. Setelah itu, apel masuk ke mesin peras yang akan memisahkan sari buah dari ampasnya. Jenis apel yang biasa digunakan adalah apel romebeauty dan apel manalagi.

Terdapat banyak sekali produsen sari buah apel ini. Anda tentunya harus pintar-pintar memilih mana yang tidak menggunakan pemanis buatan dan tanpa tambahan bahan pengawet. Sari buah apel ini bisa Anda temukan di banyak pusat oleh-oleh dan juga kawasan tempat wisata di Malang.

6. Pia Mangkok

Pia Mangkok

Kue pia tak hanya Anda temukan sebagai oleh-oleh khas Yogyakarta atau pun oleh-oleh khas Bali yang terkenal, Malang juga punya pia khas yang disebut pia mangkok. Pia mangkok cocok dijadikan sebagai oleh-oleh khas Malang karena mampu bertahan sampai 2 minggu dari masa produksi, jadi sebaiknya saat membeli Anda minta pia mangkok yang baru diproduksi di hari tersebut.

Toko yang menjual pia mangkok terletak di Jalan Semeru 25. Pia ini terdiri dari berbagai varian rasa seperti keju, durian, cokelat dan kacang hijau. Pas banget deh buat oleh oleh khas Malang.

7. Aneka Olahan Telo di Repoeblik Telo

Aneka Olahan Telo di Repoeblik Telo

Repoeblik Telo hadir menawarkan aneka kuliner dengan bahan telo atau yang biasa dikenal dengan ubi. Telo yang menjadi bahan utama berbagai jajanan di sini adalah telo ungu. Beberapa produk olahan telo diantaranya bakpao, es krim, keripik, pizza dan nugget.

Selain membelinya sebagai oleh-oleh, Anda juga bisa menikmati berbagai jajanan ini di tempat. Pusat oleh oleh khas Malang yang berlokasi di Jalan Raya Purwodadi No. 1 Lawang ini menyediakan tempat bersantap yang nyaman dengan fasilitas free WiFi.

8. Keripik Ceker

Keripik Ceker

Tak hanya keripik buah dan keripik tempe, Malang juga ternyata punya keripik ceker istimewa. Oleh warga Malang, ceker ayam diolah menjadi keripik yang garing, renyah dan rasanya gurih nikmat. Keripik ceker dipercaya mengandung banyak kebaikan bagi tubuh seperti asam amino, kolagen dan kalsium.

Keripik ceker dapat Anda temukan di banyak pusat oleh-oleh khas Malang. Keripik ini dikemas dalam berbagai ukuran, silakan pilih ukuran yang paling sesuai dengan Anda. Oleh oleh khas Malang yang satu ini nampaknya pas banget buat camilan di rumah sambil bersantai bersama keluarga.

9. Frozen Bakso

Frozen Bakso

Menikmati bakso di kota aslinya memang sangat nikmat. Menyantap bakso hangat di tengah udara kota Malang yang sejuk cenderung dingin bisa menjadi pengalaman tak terlupakan. Untuk menghindari kerinduan Anda pada bakso Malang setibanya di rumah nanti, jangan lupa membeli oleh oleh khas Malang yang berupa bakso beku atau frozen bakso.

Salah satu tempat yang menyediakan oleh-oleh ini adalah Bakso President yang berlokasi di Jalan Batanghari. Selain bakso beku yang tahan sampai hitungan bulan jika disimpan di dalam lemari es, tempat wisata kuliner di Malang yang enak dan murah ini juga menyediakan bumbunya. Nantinya, Anda bisa membuat bakso Malang sendiri di rumah.

10. Keripik Kentang Macan

Keripik Kentang Macan

Satu lagi oleh oleh khas Malang yang berupa keripik dan wajib Anda cobain, yaitu Keripik Kentang Macan. Kalau diliat-liat, keripik kentangnya beda dari keripik kentang yang biasa Anda makan. Apa yang bikin beda? Karena yang dimaksud kentang disini adalah sejenis umbi-umbian yang namanya gadung.

Menurut Wikipedia, umbi ini beracun. Tetapi dengan pengolahan yang tepat, maka racun yang ada bisa dihilangkan. Karena proses menghilangkan racun yang agak panjang, jadi harga keripik ini lebih tinggi daripada keripik kentang biasa dan juga sudah mulai jarang ditemui dipasaran.

11. Bakpao Sayang

Bakpao Sayang

Bakpaonya istimewa, kulit lembut tidak beremah seperti pada kulit bakpao yang murah. Warna kulit putih kekuningan, tanda tidak pakai bahan pemutih. Isinya macam macam: kacang hijau, kacang hitam, kacang tanah, kacang merah, keju, dan berbagai macam selai (strawberry, blueberry, sarikaya, nanas).

Konon katanya Bakpao Sayang ini punya varian isian bakpao 30 macam. Anda dapat menemukan oleh oleh khas Malang Bakpao Sayang di Jl. Raya Langsep No.11 Malang. Telp. 0341 569580.

12. Ledre Pisang Bangka

Ledre Pisang Bangka

Camilan yang satu ini saat ini sudah menjadi salah satu oleh oleh khas Malang yang cukup digemari. Ledre pisang ini memakai cap Bangka bukan berarti berasal dari pulau Bangka, namun karena berasal dari jalan Bangka, sebuah jalan kecil di area perumahan.

Ledre pisang ini dilipat sehingga berbentuk kotak dan cukup tipis. Sangat renyah dan kering sekali, kerasa kres-kresnya saat digigit. Jika dimakan terasa kering crispy, manis dari pisangnya. Sekali makan dijamin susah berhenti. Menurut info yang diterima, Ledre Pisang Bangka harganya sekitar Rp. 42.000/ kotak (Harga bisa berubah sewaktu-waktu). Alamat Lokasi: Jl. Bangka 20 -22 Malang Telp. 0341 – 368323.

13. Keramik Dinoyo

Keramik Dinoyo

Oleh oleh khas Malang berupa camilan sudah terlalu mainstream? Datang saja ke Jalan MT Haryono XI. Di sini, terdapat deretan toko yang menjual keramik khas Malang atau yang biasa disebut dengan Keraik Dinoyo. Sedikitnya terdapat 30 toko kerajinan yang menjual berbagai jenis keramik mulai dari mug, vas bunga, piring, guci, asbak sampai hiasan meja dan dinding.

14. Kaos dan Souvenir

Kaos dan Souvenir

Satu lagi oleh oleh khas Malang selain makanan dan camilan, yaitu kaos dan souvenir berupa gantungan kunci, stiker, boneka, topi atau lainnya yang tentunya bercirikan tentang Malang. Barang-barang tersebut dapat Anda temukan di kawasan wisata seperti BNS, Selecta, Jatim Park, atau pun tempat wisata di Malang lainnya.

Sekian dulu info wisata tentang oleh-oleh Malang yang dapat Anda beli. Bagi Anda yang punya info oleh oleh khas Malang yang murah dan tahan lama lainnya beserta alamat tempat membelinya dapat berbagi kepada kami, semoga bermanfaat.