Liburan ke medan rasanya tidak afdol bila tidak membawa oleh-oleh dari medan. Mau tau apa saja buat tangan yg ada di kota Medan? berikut ini oleh-oleh yang bisa kamu bawa dari kota Medan.

1. Lemang

Lemang
Makanan khas Tebing Tinggi, Sumatra Utara, dan kini sudah dapat anda temukan di Medan atau di Tobasa. Lemang terbuat dari beras ketan yang digulung dengan selembar daun pisang dan dimasukkan dalam seruas bambu lalu dibakar hingga matang. Lemang sendiri memiliki cita rasa yang tak kalah lezat, lebih enak dinikmati selagi hangat dan dapat anda sempurnakan dengan selai durian.

2. Bika Ambon

Bika Ambon
Jangan salah paham terlebih dulu karena memiliki nama Ambon. Meskipun namanya bika ambon, tetapi makanan ini asli khas Medan. Nama Ambon sendiri diambil karena pertama kali dijual di Jl. Ambon, Medan. Bika ambon adalah makanan pencuci mulut yang memiliki rasa khas dan juga cocok dijadikan buah tangan.

3. Pancake Durian

Pancake Durian
Sekilas tidak ada beda pancake durian Medan dengan pancake durian di ibu kota. Namun yang membedakannya adalah isi di dalam pancake alias durian itu sendiri. Pada gigitan pertama, anda akan merasakan sensasi yang berbeda dari kebanyakan pancake durian. Hal ini karena Durian Medan sangat terkenal karena tekstur daging dan citarasa khas yang dimiliki. Dan jangan khawatir, kuliner ini bisa dijadikan bahan oleh-oleh yang tepat bagi pecinta buah durian. Jadi bagi anda yang tidak bisa membawa Durian Medan secara utuh karena adanya larangan dari bandara. Pancake durian ini bisa jadi solusi yang tepat dan tentunya lezat untuk keluarga yang sedang menunggu di rumah.

4. Bubuk Kopi Sidikalang

Bubuk Kopi Sidikalang
Semua penikmat kopi jelas idak asing lagi dengan jenis kopi yang satu ini. Kopi ini berasal dari Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatra Utara. Kopi Sidikalang memiliki kualitas tinffi dan juga banyak diekspor ke luar negeri. Kopi Sidikalang dijuluki sebagai rajanya kopi di Sumatera, dengan kekentalalnya dan rasa yang sangat khas. Jika anda penikmat kopi maka anda wajib menyerut citarasa yang dimiliki kopi Sidikalang karena inilah kopi nusantara asli dari tanah legenda.

5. Kain Ulos

Kain Ulos
Kain Ulos merupakan kerjinan asli khas suku Batak yang dibuat dengan menggunakan alat tenun tradisional. Kain ini tak hanya memiliki nilai seni yang indah pada motifnya, melainkan juga terlahir dari filosofi sebagai bentuk hangatnya kasih sayang. Biasanya digunakan sebagai pakaian tradisional dari suku Batak. Kain ulos dapat anda jadikan buat tangan yang berkesan dengan harga bermacam-macam mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Dapat anda beli dipasar-pasar tradisional dan tempat-tempat wisata di tanah Batak

 

10 Oleh-Oleh Khas Jogja

Jika Anda menikmati liburan di Jogjakarta, pasti tidak akan lengkap tanpa berburu untuk barang-barang khas dari sana. Banyak tempat menarik yang dapat ditemukan di sepanjang jalan-jalan Yogyakarta. Setiap langkah yang tuju, Anda dapat menemukan berbagai tempat untuk membeli souvenir atau hadiah lainnya.

Banyak orang menganggap jogja sebagai tempat untuk jalan-jalan, terutama bagi mereka yang pernah menjadikan kota ini sebagai tempat berkeliaran. Tapi tidak hanya pariwisata yang terkenal, Yogyakarta juga surga wisata bagi kaum hawa untuk hunting kebutuhan fashion. Ada tujuan seabreg tersembunyi yang dapat anda temukan di Provinsi yang terletak di bagian Selatan-tengah dari pulau Jawa. Dari gua sampai air terjun kemudian mencebur dinginnya air pantai di musim liburan, Curug di Yogyakarta adalah kesan memang tak tergantikan.

Yogyakarta ini juga mampu memenuhi keinginan Anda yang satu ini: belanja! Ya, Anda tidak perlu berburu hal mahal di mal di kota besar untuk menemukan pengalaman berbelanja yang tidak ditemukan di kota lainnya. Jogja menawarkan segala hal, mulai dari kerajinan untuk pakaian berkualitas tinggi dengan jahitan rapi yang bisa Anda bawa pulang di bawah harga Rp. 100.000.

Mana aja sih area di jogja yang menjadi surga hangat bagi para penggemar wisata belanja? nah saya akan tunjukkan dulu nih, apa saja oleh-oleh khas jogja yang paling top untuk dibawa pulang, simak ya.

10 Oleh-Oleh Khas Jogja

1. Gudeg Kaleng Mbak Yayah

Berada di Jl. Monjali no 20 Nandan sariharjo Ngaglik sleman Yogyakarta (samping restoran Jepang Ai Royal Unagi), yang jualan Gudeg Kaleng. makanannya Halal.
Katanya sih, Gudeg Kaleng Mbak Yayah merupakan inovasi produk makanan yang mana gudeg yang biasa di jual dipasaran kini di kemas ke dalam kaleng. Isi dari gudeg ini adalah gori, krecek, ayam kampung suwir, telur bebek, krecek, sambal tempe, kacang tolo, areh, dan cabai.
Harga per kaleng 22.500 dengan berat 210g. Gudeg ini bertahan hingga 1 tahun tanpa bahan pengawet. Info pemesanan : 081390624466

2. Brownies Ubi Ungu “VIOLETTA”

Tempatnya di jl.tebu mangli gedongan Rt.03 Rw.01 No.35 purbayan kotagede Yogyakarta,
makanannya Halal.
Katanya sih, Kini telah hadir di Jogyakarta brownies ubi ungu “VIOLETTA” Dari bahan baku yg terbuat dari ubi ungu ( telo ungu ) selain rasanya yg coklat banget, brownies ini memiliki manfaat, ubi ungu menjadi sumber karbohidrat, kaya serat, mengandung zat anthocyanin sebagai anti oksidan (anti kanker), dan mengandung phenol (anti aging atau anti penuaan).
Dengan aneka toping diatasnya membuat brownies ini semakin menarik, lebih dari 20 macam toping.
Brownies ubi ungu “VIOLETTA” merupakan makanan sehat yang akan menjadi trend baru dalam mengkonsumsi ubi ungu anda bisa membawa untuk oleh2, hantaran, arisan,syukuran dll. buktikan rasanya sekali coba pasti ketagihan.
Bisa kirim ke seluruh indonesia,,,,enak,,sehat dan menyehatkan.
Dengan harga yang terjangkau Rp.27.000 perkotak. contact 081390020142

3. Sentra Industri Kecil Emping Melinjo

Berada di Kepuh Kulon rt2 wirokerten banguntapan bantul yogyakarta,
Katanya sih, …Industri Emping Melinjo.produk emping super, sedang, lebar, kotak rasa durian, nanas, pedas dan product ukm lainya.
Kepuh Kulon rt02 wirokerten banguntapan bantul yogyakarta indonesia, Bantul, Indonesia 55194 Hp. 083869078683

4. TAHU BASO UNGARAN KRESNA

Makanannya Halal. Katanya sih, ..Tahu Basonya Nikmat Sekali .Rasa Daging Sapinya Terasa Banget…Pemesanan Untuk Kota Yogyakarta,Kota Magelang,Kota Muntilan. Bebas Ongkos Kirim .Untuk Pesanan Minimal 50 Bj Atau 5 Dos Free Ongkir..Terima Pesanan Untuk Acara Resepsi,Arisan, Pengajian,Dan Catering…Pemesanan 2hr Sebelum Acara .Silahkan Di Coba..Gak Bakalan Kecewa…Kita Sering Kok Pesen Buat Acara Nyambut Tamu Pejabat2 Dari Jakarta.
Harga Terjangkau Rp 17000/Dos. VIA TELP 085743674900 / 085226609788

5. Madu Mongso “Pak Yan”

Lokasinya ada di Sokowaten KG III RT 21 RW 5 Purbayan Kotagede Yogyakarta,
Makanannya Halal. Katanya sih, …Madu Mongso adalah salah satu makanan tradisional asal Jawa Timur. Madumongso memiliki rasa khas manis, tape ketan hitam yang begitu lezat. Anda bisa memperoleh Madu Mongso Lezat tersebut dengan memesan kepada kami “Madu Mongso Pak Yan” lokasi kami berada di Kota Yogyakarta ( Madu Mongso yang kami sediakan tidak mengandung zat berbahaya apapun, aman untuk dikonsumsi ).
Madu Mongso yang disediakan :
10 Madumongso : Rp 8.000,00
15 Madumongso : Rp 12.000,00
(dst harga kelipatannya)
untuk harga per kilo : Rp 59.000,00
(belum termasuk ongkos kirim)
Untuk informasi lebih lanjut dan pemesanan anda bisa menghubungi : 085729345729; 081328765746

6. Bakpia Pathok “145”

Berada di Jl. Gambiran No. 40 (Selatan Pom Bensin Gambiran) Yogyakarta Telp. (0274) 7188862, (0274) 7480471, disana jualan Aneka Oleh-oleh dan makanannya Halal.
Katanya sih, …Di Bakpia Pathok “145” tersedia lengkap oleh-oleh untuk Anda. Ada Bakpia, Wingko Babat “145”, Yangko “145”, Ampyang Jahe Cap “KUPU”, Gula Kelapa Muda Cap “KUPU”, dll. Semua diproduksi disana, sehingga Anda bisa melihat proses produksinya. Bakpia Pathok “145” juga buka cabang di : Jl. Wijilan (selatan Plengkung Wijilan / Depan Gudeg “Yu Djum”)
Yogyakarta Telp. (0274) 6530788
Jl. Jend. Sudirman 25 (timur Hotel Santika) Yogyakarta
Telp. (0274) 6567726
Jl. Kaliurang Km. 5,6 (depan RM. SEDERHANA) Yogyakarta
Telp. (0274) 8373975
Jl. Solo Km. 8 (timur Carefour) Yogyakarta Telp. (0274) 6940145

7. Abon sapi asli “HAZIM”

Lokasinya berada di daerah jl gajah mada, patok telu ke barat terus gang 1 ke utara,
yang jualan ABON SAPI ASLI & DENDENG SAPI ASLI makanannya Halal.
Katanya sih, …lokasinya sih rumah biasa, dan kata pedagangnya “kalau langsung datang kesini pasti dapat harga grosir ( kulakaan )

8. Pai Apel Jogja

Lokasinya berada di perum sgplb no. c. 42 jl wates km 3 yk,
yang jualan pai apel makanannya Halal. Katanya sih, …pai apelnya maknyuuus tenan, coba aja klu nda percaya. jauh dah klu dengan yang lain pulau. karena bukan selai apel tapi apel asli jd tidak mengecewakan.

9. MIMA CETHUL Crispy

berada di kompleks ruko sumber harapan, jl wates km 11 sedayu bantul,
Disana jualan Cethul crispy, tempe chips. makanannya Halal.
Katanya sih, …emang ga kliatan klo itu tempat jual kripik, tapi rasa kripiknya tak tertandingi. Ada cethul crispy yg terbuat dari ikan cethul yg berenang dalam tepung lebar. Cita rasa unik ini sudah sampai dikirim ke norwegia.
Ada juga tempe kripik yg aduhai rasanya,beda dri kripik tempe lain,cocok untuk lauk ato cmilan.
Menurut pengalaman,Karena kripik2 ini banyak pemesann+peminatnya,sebaiknya kita memesan jauh2 hari, kita bisa menghubungi ibu retnowati, no hp 081328750349

10. Wingko Godean

Lokasinya ada di Perum Puri Indah, Jl.Godean km 9,Ngentak , Margoluwih, Seyegan, Sleman Yogyakarta ,
yang jualan Wingko. makanannya Halal. Katanya sih, …Wingkonya sangat gurih dan enak

 

 

 

11 Tempat Belanja di Jogja

Jika Anda menikmati liburan di Jogjakarta, pasti tidak akan lengkap tanpa berburu untuk barang-barang khas dari sana. Banyak tempat menarik yang dapat ditemukan di sepanjang jalan-jalan Yogyakarta. Setiap langkah yang tuju, Anda dapat menemukan berbagai tempat untuk membeli souvenir atau hadiah lainnya.

Banyak orang menganggap jogja sebagai tempat untuk jalan-jalan, terutama bagi mereka yang pernah menjadikan kota ini sebagai tempat berkeliaran. Tapi tidak hanya pariwisata yang terkenal, Yogyakarta juga surga wisata bagi kaum hawa untuk hunting kebutuhan fashion. Ada tujuan seabreg tersembunyi yang dapat anda temukan di Provinsi yang terletak di bagian Selatan-tengah dari pulau Jawa. Dari gua sampai air terjun kemudian mencebur dinginnya air pantai di musim liburan, Curug di Yogyakarta adalah kesan memang tak tergantikan.

Mana aja sih area di jogja yang menjadi surga hangat bagi para penggemar wisata belanja? nah saya akan tunjukkan dulu nih, apa saja oleh-oleh khas jogja yang paling top untuk dibawa pulang, simak ya.

11 Tempat Belanja Di Jogja

1. Shopping Centre, Tempat Berburu Buku Langka

Meski namanya ‘shopping’, jangan bayangkan tempat ini seperti supermarket atau semacamnya. Shopping adalah pusat penjualan buku yang terletak di samping Taman Pintar Yogyakarta. Tempat ini masih terkenal dengan sebutan Shopping, meski namanya telah berganti menjadi Komplek Buku Taman Pintar.

Tempat ini menjual sejumlah buku dengan berbagai judul dan genre. Buku-buku fiksi, pelajaran, agama, politik, serta sosial dijual dengan harga lebih murah dibanding di toko buku. Kamu juga bisa menemukan buku-buku bekas dan langka di sini, lho.
terletak di samping Taman Pintar Yogyakarta

2. Malioboro, Tempat Kumpul Para Pedagang

Siapa yang gak kenal Malioboro? Ruas jalan yang menjadi ikon Yogyakarta ini bakal jadi tempat pertama yang kamu singgahi ketika sampai di Kota Gudeg ini. Di sinilah jantung aktivitas kota Jogja berdenyut, di mana masyarakat Jogja berbaur dengan wisatawan.

Dari Stasiun Tugu sampai seberang Pasar Beringharjo, sepanjang jalan ini dipenuhi oleh jejeran toko, pusat perbelanjaan, sampai pedagang yang berjualan di emperan. Barang yang dijajakan pun sangat beragam, mulai dari batik, kaos, aksesoris, sampai tukang tato temporer. Yang jelas, menyusuri emperan toko di Malioboro untuk mencari oleh-oleh atau sekadar cuci mata bakal menjadi pengalaman yang menyenangkan buatmu.
Jl. Malioboro

3. Pasar Beringharjo, Tempat Batik atau Kemeja Murah

Puas menyusuri emperan Malioboro, belok aja ke Pasar Beringharjo yang masih terletak di kawasan yang sama. Pasar tradisional ini usianya hampir sama dengan Kraton Yogyakarta yang berdiri sejak 1758. Selama berabad-abad, kawasan ini mejadi pusat ekonomi kota Jogja sampai menjadi pasar yang kamu kenal sekarang ini.

Di pasar ini, kayaknya hampir semuanya ada deh. Mulai dari aneka macam kain dan busana batik, jajanan pasar, bahan makanan, jamu-jamuan, gadget, sampai barang-barang antik dan pakaian dalam. Apalagi, semua ini masih bisa kamu tawar dengan harga lebih rendah, lho. Bahkan kamu bisa mendapatkan kemeja jadi berjahitan rapi dengan harga Rp. 60.000 saja!
Jalan Pabringan, Pasar Beringharjo, Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55122, Phone:(0274) 515871. Buka dari: 7:30 am – 4:00 pm

4. Pasar “Maling”/ Pasar Klithikan

Tempat Onderdil Motor, Pakaian Bekas, Barang Antik. Ada yang bilang Pasar Klithikan itu pasar “maling”. Konon, kalau barangmu hilang di seputaran kota Jogja, kamu bisa menemukannya di pasar ini. Tapi, anggapan itu gak benar, pedagang di sini bukan penadah, kok. Jadi, jangan harap cinta kamu yang lenyap bakal ketemu di sini. Hehehe.

Pasar Klithikan yang terletak di Pakuncen, Wirobrajan, ini adalah hasil relokasi. Dulunya, pasar ini adalah pasar tumpah yang buka tiap malam di Jalan Mangkubumi. Di pasar ini, kamu bisa menemukan beragam barang-barang bekas dan baru, seperti onderdil dan aksesoris kendaraan bermotor, barang-barang antik nan jadul, pakaian, serta ponsel baru dan bekas, mulai dari yang keluaran terbaru sampai yang lawas. Kalau kamu penggemar motor tua, pasti suka berburu onderdil antik di sini.
Jl. HOS. Cokroaminoto No. 34, Kuncen, Kec. Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta

5. Manding, Pusat Fashion Berbahan Kulit

Kamu suka berburu fashion item berbahan kulit? Datang aja ke desa wisata kerajinan kulit Manding yang terletak di Jalan Parangtritis KM 11, Bantul. Di sini, kamu bisa menemukan bermacam produk fashion yang terbuat dari kulit, seperti tas, sepatu, dompet, jaket, ikat pinggang, sampai pernak-pernik seperti gantungan kunci dan pigura. Harganya sendiri dibanderol antara Rp. 70.000 hingga Rp. 1.000.000.

Harga produk-produk kulit ini gak semahal di mal. Apalagi, kamu masih bisa ngenyang alias menawar harganya. Gak heran kalau tempat ini menjadi tujuan pemburu produk kulit, karena selain lebih murah, mutunya juga gak kalah sama yang bermerk. Selain wisata belanja, kamu juga bisa mengintip proses pengolahan dan pembuatan produk berbahan kulit yang dilakukan oleh pengrajin.
Jl. Doktor Wahidin Sudirohusodo, Manding, Sabdodadi, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta

6. Kasongan, Pusat Aksesoris Rumah

Jika ingin mempercantik rumahmu, jangan lupa mencari guci, kaca, patung ukiran, dan hiasan dinding. Kawasan Kasongan sangat terkenal di kalangan wisatawan sebagai sentra kerajinan gerabah atau keramik. Jadi, sayang banget kalau ke Jogja tapi gak sempat mampir ke galeri seni gerabah yang berderet di tempat ini. Siapa tahu, kamu menemukan guci atau patung yang pas buat mendekor rumah atau kamarmu, atau souvenir buat oleh-oleh.

Sentra kerajinan gerabah yang terletak di Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Bantul ini membuat dan menjual benda-benda dari gerabah seperti pot dan guci aneka motif, patung, hiasan dinding, peralatan dapur, furnitur, serta berbagai produk kerajinan lainnya. Penasaran dengan cara pembuatannya? Kamu bisa melihatnya langsung kok!
Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Bantul

7. PASTY (Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta)

Inilah uniknya Jogja. Kota ini gak hanya jadi surga belanja bagi pemburu benda fashion dan souvenir unik, tapi juga bagi mereka yang menginginkan makhluk hidup untuk dipelihara. Datang aja ke PASTY, Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta yang terletak di Jalan Raya Bantul KM 1, Dongkelan.

Saat menyusuri los-los PASTY, kamu akan merasakan suasana pasar yang mirip kebun binatang, karena penuh dengan aneka satwa yang diperjualbelikan. Ada berbagai jenis burung, anjing, kucing, unggas, reptil, serta ikan hias. Kamu juga bisa dengan mudah menemukan aneka kandang dan makanan buat peliharaanmu.
Jl. Bantul Km 1 No. 141, Dongkelan, Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55142, (0274) 413474

8. Desa Wisata Krebet, Kerajinan batik kayu

Kalau kamu mengira kerajinan batik itu cuma menggunakan medium kain, kamu salah besar. Di Dusun Krebet, Desa Sendangsari, Kecamatan Pajangan, Bantul, warganya gak menggunakan media kain untuk membatik, melainkan memakai kayu. Tapi, justru di situ daya tariknya, batik yang digambar di atas kayu oleh pengrajin menghasilkan beragam produk yang unik.

Barang-barang yang dihasilkan sentra kerajinan beraneka ragam. Ada topeng, wayang dan patung kayu, gantungan kunci, cermin, kotak perhiasan, dan masih banyak lagi. Pas banget buat kamu yang lagi nyari souvenir buat oleh-oleh atau pernikahan. Proses pembuatannya juga bisa kamu lihat sendiri, gak jauh beda dengan pembuatan batik kain. Oh iya, pernak-pernik hasil kerajinan batik kayu ini juga sudah merambah pasar mancanegara lho.
Di Dusun Krebet, Desa Sendangsari, Kecamatan Pajangan, Bantul

9. Keris Banyusumurup Jogja

Siapa sih yang gak kenal keris? Senjata tradisional dari Jawa ini sudah terkenal di mana-mana; kamu bisa melihatnya menghiasi film-film silat lokal, upacara adat Jawa, bahkan sampai game dari mancanegara. Nah, di Yogyakarta, sentra kerajinan keris terletak di Desa Banyusumurup, Imogiri, Bantul.

Perajin keris di desa Banyusumurup ini memproduksi bilah keris koden atau keris yang berfungsi sebagai hiasan serta aksesorisnya, seperti warangka (sarung) dan gagangnya. Seni kerajinan keris ini diturunkan oleh Empu Djiwo Diharjo, pemilik sanggar penempa keris yang mendapatkan ilmu turun temurun dari ayahnya. Dari tangan Mbah Djiwo inilah tercipta keris pusaka yang terkenal di kalangan bangsawan dan petinggi dari dalam dan luar negeri.
IMOGIRI, BANTUL, YOGYAKARTA

10. Perak asli Kotagede

Sebagai kado ultah atau tanda keseriusanmu pada pasangan, Kalau kamu mencari pusatnya kerajinan perak di Yogyakarta, ya Kotagede tempatnya. Di kawasan yang terletak tenggara kota Yogyakarta ini, berderet sejumlah toko yang menjual hasil kerajinan dari perak. Produk yang dihasilkan umumnya berupa aksesoris seperti cincin, gelang, kalung, sampai souvenir berbentuk binatang, candi, atau wayang.

Jadi, gak perlu bingung, ‘kan, mau ngasih kado apa buat pacar? Apalagi, harga yang ditawarkan di sini tergolong murah. Kamu juga bisa menyaksikan para pengrajin perak bekerja di bengkel mereka sekaligus menngamati proses pembuatan kerajinan perak dari awal sampai finishing.
Jl Kemasan No 47A Kotagede Yogyakarta

11. Pasar Seni Gabusan, Pusatnya Benda Kerajinan.

Jika sejumlah desa wisata kerajinan di atas membuat dan menjual produk-produk yang spesifik, lain halnya dengan Pasar Seni Gabusan. Di area seluas 4 hektare inilah kamu bisa menemukan segala jenis lini kerajinan dari 400-an pengrajin, mulai dari kerajinan batik, gerabah, kulit, terakota, kayu, bambu, sampai logam.

Setiap jenis produk sudah dikelompokkan berdasarkan blok dan losnya. Jadi, kamu gak perlu capek-capek mampir ke setiap desa wisata untuk melihat-lihat produk yang dibuat. Tapi, mungkin kamu bakal bingung mau beli apa karena ada begitu banyak pilihan di tempat ini.
Jl. Parangtritis KM 9.5, Daerah Istimewa Yogyakarta 55143, Phone:(0274) 7490553

Oleh-Oleh Khas Jogja yang Terkenal Murah dan Tahan Lama

Ini dia daftar rekomendasi oleh-oleh unik khas Jogja yang terkenal murah dan tahan lama. Ada aneka macam makanan dan kerajinan khas yang dapat dijadikan buah tangan saat pulang dari Yogyakarta.

Sudah bukan rahasia umum jika Yogyakarta memiliki sejuta keindahan akan budaya, seni, dan alam. Tak ayal, kota ini pun selalu menjadi incaran wisatawan untuk berakhir pekan. Nah, setelah Anda puas menikmati aneka wisata Jogja yang indah tentu saja ada hal lain yang tak boleh dilewatkan begitu saja, yaitu berburu oleh-oleh untuk keluarga, saudara, dan teman di rumah.

Untuk membantu Anda dalam memilih aneka oleh-oleh khas Yogyakarta, maka kami telah menyusun daftar lengkap makanan dan souvenir bagus yang dapat dijadikan buah tangan. List ini saya rangkum dari berbagai sumber dan pengalaman pribadi ketika rekreasi ke kota Gudeg.

Daftar Oleh-Oleh Khas Jogja Yang Terkenal Murah Dan Tahan Lama

1. Bakpia

Bakpia

Oleh oleh khas Jogja yang paling terkenal pertama adalah bakpia. Semua orang pasti mengenal yang namanya bakpia, yaitu makanan khas Jogja yang bentuknya bulat kecil di dalamnya berisi kacang hijau, dibungkus dengan tepung lalu dipanggang. Di beberapa daerah di Indonesia, makanan yang terasa gurih dipadu dengan rasa isinya, jika dimakan ini dikenal dengan nama pia atau kue pia.

Bedanya, Bakpia Pathok bentuknya lebih kecil dan lebih lembut jika dikunyah. Saat ini isi bakpia tidak hanya berisi kacang hijau. Tapi ada isi cokelat, kumbu hitam bahkan keju. Harga nya pun cukup murah dan terjangkau.

Di Yogyakarta, bakpia yang cukup dikenal salah satunya berasal dari daerah Pathuk, Yogyakarta. Bakpia pathuk 75 dan 25 nampaknya yang paling terkenal dan recomended. Tempat lain yang cukup tekenal adalah Bakpia Kurniasari yang ada di jalan dekat Terminal Lama, Umbulharjo, Yogyakarta. Selain itu, ada juga “Bakpia Pojok Bu Prapti” yang beralamat di Jl. Monumen Jogja Kembali (Jl. Monjali) No. 54 Karangjati, Yogyakarta.

Sedikit tips membeli bakpia, minta pada penjual untuk mencicipi dan memastikan baru tidaknya makanan ini. Jika dikunyah dan ditekan masih lunak dan mudah hancur saat di kunyah, artinya masih layak konsumsi dan tahan lama untuk dibawa pulang.

Sebaliknya jika agak keras, sebaiknya tidak usah dibeli karena kemungkinan buatan lama dan kurang layak untuk dikonsumsi karena sudah kadaluarsa. Makanan ini sebaiknya dikonsumsi maksimal 3 hari dari pembuatan. Lebih dari itu sebaiknya jangan dimakan karena rasanya sudah tidak nikmat lagi.

Dan satu lagi, sebaiknya Anda membeli langsung bakpia ke pabriknya sehingga bisa merasakan bakpia yang masih hangat, enak, dan tahan lebih lama.

2. Yangko

Yangko

Yangko adalah sejenis makanan yang terbuat dari bahan tepung ketan. Bentuknya persegi empat mungil, ditambah dengan baluran tepung terigu. Yangko memiliki kekhasan rasa. Kecuali rasa manis yang dominan. Di dalam yangko kita juga bisa merasakan wangi aromanya. Bentuknya yang kecil menyebabkan kita tidak cepat ketika menyantapnya. Nuansa kenyal ketika kita mengunyah mengundang sensasi kenikmatan bersantap.

Makanan ini salah satu makanan khas Kotagede, Yogyakarta. Yangko juga termasuk oleh oleh khas Jogja yang paling terkenal selain bakpia. Pada awalnya yangko berisi campuran cincangan kacang dan gula. Namun kini, semakin banyak rasa baru bermunculan untuk menyemarakkan cita rasa yangko. Selain rasa asli, kini bisa pula ditemui yangko dengan rasa buah-buahan, seperti stroberi, nangka, coklat, durian dan melon.

Proses pembuatan yangko tidaklah terlalu rumit. Hanya saja dibutuhkan ketekunan, ketelitian dan keterampilan. Mula-mula dipersiapkanlah tepung ketan, gula yang telah dicairkan dan aroma. Adonan diaduk dengan mesin pengaduk (mixer).

Setelah itu adonan dibuat jenang hingga mengental. Setelah kadar kematangan dan keketalannya cukup, adonan dituang dalam wadah baskom. Bila adonan sudah suam-suam kuku kemudian dituang untuk dilentreng didinginkan dan dibuat melebar tipis. Setelah dingin barulah adonan yang sudah jadi itu dipotong-potong, dibungkus kertas minyak dan disusun dalam dus yang telah disiapkan.

Meski banyak ditemui di Kotagede, namun ada yangko juga dapat ditemukan di berbagai pusat oleh-oleh di Yogyakarta. Seperti kawasan Pathuk Jl Gadjahmada, Jl Mataram ataupun pusat oleh-oleh yang tersebar di Yogyakarta.

3. Geplak

Geplak

Oleh oleh khas Jogja yang paling terkenal selanjutnya adalah Geplak. Geplak adalah makanan khas Yogyakarta yang memakai bahan dasar kelapa, gula dan pewarna makanan serta aroma sesuai selera. Biasanya disajikan dengan warna menyolok kuning, pink, coklat atau tergantung rasanya. Makanan yang manis rasanya ini, sekarang variannya tidak hanya semacam saja. Rasa coklat, nangka, durian, atau vanila bisa anda pilih sesuai selera.

Proses pembuatan geplak tidak terlalu sulit, setelah bahan disiapkan langkah selanjutnya adalah sebagai berikut: Kelapa muda diambil dagingnya, lalu dibersihkan kulit luarnya setelah itu diparut, lalu santannya ditempatkan di kuali dan dicampur dengan gula, lalu diaduk. Setelah itu dinaikkan ke tungku.

Setelah kurang lebih 4 jam diturunkan dari tungku dan diberi aroma, lalu dibentuk dan diangin-anginkan selama kurang lebih 10 menit. Untuk mendapatkan makanan ini, hampir semua pusat oleh-oleh di Yogyakarta menyajikan. Atau Anda bisa juga membelinya di Toko Oleh-Oleh Geplak Mbok Tumpuk Bantul yang legendaris dan terkenal seantero Jogja.

4. Gudeg

Gudeg

Gudeg adalah makanan khas Jogja yang paling terkenal seantero nusantara, sehingga kota Yogyakarta mendapat sebutan Kota Gudeg. Belum ke Jogja namanya jika liburan ke sini tapi tidak mencicipi gudeg. Menyukai gudeg tapi khawatir basi saat ingin membawa pulang makanan ini? Tenang. Anda bisa membawa gudeg kering sebagai oleh oleh khas Jogja untuk keluarga di rumah.

Gudeg sebenarnya ada dua jenis, gudeg basah dan gudeg kering. Untuk dibawa pulang ke kota asal, tentunya gudeg kering lebih cocok. Gudeg kering tak banyak berbeda dari gudeg basah, hanya saja proses memasaknya membutuhkan waktu yang lebih lama dan rasanya yang cenderung lebih manis dari gudeg basah. Gudeg kering bisa bertahan sampai 3 hari, untuk penyimpanan lebih baik diletakkan di lemari es.

Salah satu tempat yang menjual gudeg jenis ini adalah Gudeg Yu Djum yang terletak di Jalan Kaliurang 5, Yogyakarta. Di sini, Anda bisa menyantap gudeg di tempat atau memesan paket untuk di bawa pulang. Gudeg yang dibawa pulang biasanya dikemas dalam besek atau kendil, sesuai keinginan Anda.

5. Cokelat Monggo

Cokelat Monggo

Ingin oleh oleh khas Jogja ala Eropa? Datang saja ke Cokelat Monggo. Tak perlu jauh-jauh ke Belgia untuk dapat merasakan sensasi nikmat coklat. Di Yogyakarta, Anda bisa menikmati cokelat khas Yogyakarta dengan cita rasa Belgia, namanya Cokelat Monggo.

Cokelat Monggo diolah dari biji coklat pilihan yang didapat dari Jawa, Sumatera dan Sulawesi. Pemilik Cokelat Monggo ini merupakan pria berkebangsaan Belgia, sehingga ia tahu benar bagaimana cara meracik coklat yang tepat dan menghasilkan rasa yang nikmat khas cokelat di negerinya.

Meskipun pemiliknya orang asing, Cokelat Monggo tetap membawa unsur budaya Jawa. Hal ini bisa terlihat dari namanya, ‘monggo’, yang dalam bahasa Jawa berarti ‘silakan’. Hal lainnya terlihat dari kemasan cokelat yang menampilkan gambar wayang. Selain itu, Coklat Monggo juga sangat ramah lingkungan. Kemasannya terbuat dari kertas daur ulang bersertifikat yang aman untuk kemasan makanan.

Anda bisa datang ke Jalan Dalem KG III/978, Kotagede, Yogyakarta. Di sini, selain membeli cokelat Anda juga bisa melihat langsung proses pembuatan cokelat dari dapurnya yang hanya disekat dinding kaca.

6. Salak Pondoh

Salak Pondoh

Keberadaan Gunung Merapi tampaknya memberikan berkah tersendiri bagi masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya. Tanah di beberapa daerah seperti Magelang, Muntilan dan Sleman sangat subur dan cocok untuk budidaya buah salak pondoh. Salak pondoh memiliki ciri khas daging yang kering berwarna putih dan rasanya manis segar.

Sekali mencicipinya, tak akan cukup satu buah salak pondoh. Buah ini termasuk salah satu oleh oleh khas Jogja yang paling terkenal dan wajib Anda bawa saat pulang dari Jogja.

Menariknya, terdapat satu tempat agrowisata salak pondoh yang terletak di Kampung Gandung, Bangunkerto, Sleman. Kawasan seluas 27 hektar ini memiliki perkebunan salak dilengkapi dengan taman bermain anak, kolam renang dan juga kolam pancing. Selain dapat membeli salak di kawasan agrowisata, Anda juga bisa dengan mudah menemukan salak pondoh ini di kios-kios buah di sepanjang jalan kota.

7. Thiwul Yu Tum

Thiwul Yu Tum

Kini, tiwul bukan lagi makanan pokok Gunungkidul, posisinya berganti menjadi kudapan atau jajanan pasar dan menjadi oleh-oleh khas Gunung Kidul. Salah satu penjual thiwul yang legendaris adalah Tumirah. Sudah 28 tahun sejak tahun 1985, Yu Tum, panggilan akrabnya, menjual thiwul.

Berawal dari berjualan keliling kampung, saat ini Yu Tum yang usianya hampir sepuluh windu sudah mempunyai 3 gerai yang ditangani oleh menantunya. Gerai sekaligus dapur utamanya terletak di Jalan Pramuka no.36, sebelah Balai Desa Wonosari. Cabang yang lainnya ber lokasi di Jl. Wonosari-Jogja km 3.5 Siyono, dan Jl. Baron km 4. Meninggalkan stigma panganan jaman Jepang, thiwul semakin dilirik para pelancong yang berkunjung ke Gunungkidul.

Thiwul Yu Tum memang istimewa. Tumbukan gapleknya halus, sehingga bila matang ditanak terasa lembut di mulut, mirip tekstur roti. Selain itu, Yu Tum juga menambahkan gula Jawa sebagai pemanis. Sementara parutan kelapa yang menjadi pendamping setianya, semakin menambah rasa gurih.

Paduan yang pas! thiwul bisa dinikmati langsung sebagai kudapan, bisa juga dijadikan nasi yang disantap bersama sambal bawang dan sayur lombok ijo. Lauk gathot dan belalang goreng khas Gunungkidul pun bisa jadi alternatif pilihan. Semuanya tersedia di tempat Yu Tum. Ada juga thiwul rasa keju dan coklat yang harus dipesan terlebih dahulu untuk bisa mencicipnya.

8. Jadah Tempe Mbah Carik

Jadah Tempe Mbah Carik

Oleh oleh khas Jogja yang enak dan murah meriah berikutnya adalah Jadah Tempe Mbah Carik. Jadah tempe adalah salah satu makanan khas Kabupaten Sleman Yogyakarta. Makanan ini sangat terkenal dan hanya ada di sekitar tempat wisata Kaliurang yang berada di lereng Gunung Merapi. Jadah tempe ini bentuknya sederhana karena hanya berupa olahan ketan yang dilengkapi dengan tempe atau tahu yang diolah dengan cara dibacem.

Meskipun tampaknya sederhana, namun Jadah Tempe ini memiliki rasa yang khas dan nikmat serta perjalanan sejarah yang sangat panjang khususnya bagi penjual Jadah Tempe yang terkenal yaitu Mbah Carik di areal wisata Kaliurang.

Sesuai dengan latar belakang sejarahnya, awalnya jadah tempe ini sama sekali bukan makanan yang terkenal. Jadah tempe ini diperkenalkan pertama kali oleh Sastro Dinomo atau yang sering disapa mbah Carik sekitar tahun 1950-an di desa Kaliurang.

Makanan tersebut menjadi terkenal ketika Sri Sultan Hamengkubuwono IX mencoba mencicipi jadah tempe dan tanpa disangka-sangka Beliau sangat menyukainya. Lebih dari itu Beliau bahkan sering mengutus pengawalnya untuk membeli jadah tempe ke Kaliurang. Sejak saat itulah makanan Jadah Tempe menjadi terkenal dan menjadi makanan khas Jogja khususnya di Kaliurang sampai saat ini.

Nama Jadah Tempe sesungguhnya merupakan gabungan dari dua nama makanan yaitu jadah yang merupakan olahan dari ketan dan tempe ataupun tahu yang biasanya diolah dengan cara dibacem. Untuk dapat menikmati makanan ini pembeli hanya cukup mengeluarkan biaya yang murah. Harga untuk menikmati jadah tempe tersebut biasanya berkisar antara Rp.10.000,00 – Rp.20.000,00.

Dengan harga yang murah tersebut, wisatawan sudah dapat menikmati jadah dan tempe yang menjadi ciri khas Kaluirang. Di lokasi Kaliurang sendiri, penjual Jadah tempe juga terdapat dibanyak tempat. Namun hanya satu yang terkenal yaitu Jadah Tempe Mbah carik.

Makanan ini direkomendasikan kepada Anda para wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta khususnya yang berada di sekitar Kaliurang. Anda juga bisa membawanya pulang sebagai oleh oleh khas jogja murah dan enak untuk keluarga di rumah.

9. Tasuba (Tahu Susu Bakso)

Tasuba (Tahu Susu Bakso)

Tahu bakso biasanya terkenal sebagai salah satu oleh-oleh khas Semarang yang banyak digemari wisatawan. Namun, siapa sangka Jogja juga punya tahu bakso yang tak kalah enak, namanya Tasuba (Tahu Susu Bakso) Aneka Rasa.

Tasuba mempunyai tektur tahu yang lebih padat bila dibandingkan dengan tahu bakso pada umumnya. Rasa dan bumbunya benar-benar enak terasa dilidah. Proses produksinya pun bersih dan higienis karena dari tahu hingga bakso isiannya diproduksi sendiri.

Oya, Tasuba ini juga tanpa bahan pengawet lho, jadi lebih sehat dan aman dikonsumsi oleh Anda. Meskipun tanpa pengawet, makanan yang satu ini bisa tahan lama sampai 6 bulan. Dengan cita rasa yang lezat dan awet, Tasuba pun kini menjadi oleh-oleh khas Jogja terbaru yang hits dan paling dicari oleh wisatawan. Untuk harganya cukup murah hanya sekitar 32 ribu per kotaknya dengan isi 5 – 10 buah.

Bagi Anda yang penasaran dengan Tasuba, langsung saja kunjungi gerainya yang beralamat di Jl. Laksda Adisucipto km 7,6 Yogyakarta. Anda juga bisa mengunjungi pusat produksinya langsung di Perum BPI (Bukit Prmata Indah) A-12 Jl. Candi Gebang, Sleman Yogyakarta.

10. Belalang Goreng (Walang Goreng)

Belalang Goreng (Walang Goreng)

Satu lagi oleh-oleh khas dari Gunung Kidul Yogyakarta yang wajib dibeli, yaitu Belalang Goreng atau Walang Goreng. Makanan ekstrem dan unik ini bisa Anda temukan dengan mudah saat liburan ke kabupaten ini. Ada banyak kios-kios dadakan yang menjual belalang goreng di sepanjang jalan di Gunungkidul.

Harga belalang goreng cukup beragam tergantung jenis kemasan. Satu toples belalang goreng biasanya dibanderol dengan harga Rp 12.000. Sedangkan untuk ukuran yang lebih kecil, harganya Rp 6.000/bungkus. Harga bisa berubah sewaktu-waktu lho ya!

Salah satu merek belalang goreng yang paling terkenal adalah Belalang Goreng Pak Gareng yang biasanya dijual di toko oleh-oleh sekitar Gunung Kidul atau pun kota Jogja. Rasanya yang gurih, renyah, dan enak membuat Belalang Goreng Pak Gareng banyak dicari wisatawan. Harga Belalang Goreng Pak Gareng lebih mahal, sekitar 33 – 35 ribu per plastik / toples.

11. Keripik Belut

Keripik Belut

Anda sedang mencari makanan khas jogja yang enak dan tahan lama? Cobain deh keripik belut yang merupakan oleh-oleh khas daerah Godean Kabupaten Sleman, DIY. Rasanya yang renyah, gurih, dan lezat membuat keripik belut cocok untuk dijadikan camilan saat bersantai bersama keluarga atau pun sahabat.

Proses pembuatan keripik atau yang dikenal dengan peyek belut ini boleh dibilang sederhana. Belut terlebih dahulu dibuang tulangnya dan dibersihkan, lalu belut tersebut dilumuri dengan bumbu-bumbu seperti kemiri, ketumbar, bawang putih dan garam.

Setelah itu, belut dibalut dengan campuran tepung beras, kanji dan santan untuk memberikan rasa gurih. Nah, belut pun tinggal digoreng hingga kuning keemasan. Keripik belut yang berkualitas bagus biasanya tidak keras melainkan krenyes renyah saat digigit.

Nah, Bagi Anda yang ingin mendapatkan keripik belut ini, bisa mendatangi pusatnya di Pasar Godean atau toko oleh-oleh Jogja lainnya. Harga keripik belut khas Godean dibenderol sekitar 50 – 60 ribu rupiah per kg. Ada juga yang sudah dikemas dalam plastik-plastik dengan berbagai merek.

12. Seafood

Seafood

Kawasan Jogja selatan seperti Bantul dan Gunung Kidul yang berbatasan langsung dengan laut terkenal akan seafood segarnya. Bagi sobat traveler yang suka banget dengan makanan laut, bisa berkunjung ke Pantai Depok Bantul untuk menikmati seafood segar hasil tangkapan nelayan.

Anda juga bisa membawa pulang hasil tangkapan laut seperti ikan, cumi, dan udang untuk dimasak di rumah. Namun, bagi Anda yang rumahnya cukup jauh dari Jogja mending di masak kering dulu baru dibungkus untuk oleh-oleh.

Bila ingin camilan hasil laut, Anda bisa mengunjungi pantai Baron dan Kukup. Disini banyak penjual yang menjajakan udang goreng, cumi goreng, keripik rumput laut, rempeyek jingking, rempeyek udang rebon, dan lain sebagainya.

13. Peyek Mbok Tumpuk

Peyek Mbok Tumpuk

Bosen dengan bakpia? Cobain deh oleh-oleh khas Jogja selain bakpia yang satu ini, namanya Peyek Mbok Tumpuk. Makanan atau camilan ini merupakan oleh-oleh khas Bantul yang enak dan relatif murah meriah.

Peyek Mbok Tumpuk mempunyai ciri khas dari bentuknya yang bertumpuk tidak beraturan, berbeda dengan peyek pada umumnya yang berbentuk bulat pipih. Jumlah kacangnya pun lebih banyak karena mbok Tumpuk menggunakan perbandingan tepung beras dan kacang tanah sebesar 1 banding 2.

Bagaimana dengan rasanya? Tentu saja gurih dan renyah banget, kriuk kiruk lezat. Bagi Anda yang ingin mencoba, datang saja ke toko oleh-oleh Geplak Dan Peyek Mbok Tumpuk di Jl. KHA. Wahid Hasyim No.104 Bantul. Harga 1 kg peyek sekitar 44 ribu rupiah, sedangkan untuk geplak 34 ribu rupiah.

14. Batik Jogja

Batik Jogja

Setelah berburu oleh oleh khas Jogja yang berupa makanan, saatnya Anda mencari buah tangan yang berupa barang khas Jogja. Batik tak bisa dilepaskan begitu saja dari Yogyakarta. Batik juga selalu masuk dalam daftar oleh-oleh khas Jogja yang paling terkenal dan wajib dibeli oleh wisatawan yang datang ke kota ini.

Batik tak hanya berupa kain dan pakaian. Kreativitas warga Yogyakarta menjadikan batik dapat diaplikasikan dalam berbagai bentuk souvenir khas Jogja yang murah dan cantik seperti tas, syal dan sandal.

Tempat yang bisa Anda kunjungi untuk berburu batik tentu saja kawasan Jalan Malioboro dan Pasar Beringharjo. Selain dua tempat populer ini, Anda bisa mengunjungi Desa Karebet yang merupakan desa wisata penghasil kerajinan batik.

Di Desa Karebet, Anda bisa melihat batik tak hanya pada pakaian dan tas. Di sini, batik tampak lebih menarik karena diaplikasikan di kayu dalam bentuk topeng, gelang dan lain-lain.

15. Kerajinan Perak

Kerajinan Perak

Oleh oleh khas Jogja selain makanan berikutnya adalah aneka kerajinan perak. Kerajinan perak saat ini menjadi cinderamata khas Jogja yang digemari wisatawan. Untuk mendapatkan kerajinan perak ini, silakan datang ke Kotagede, berjarak 5 km dari pusat kota Yogyakarta, yang dikenal sebagai sentra penghasil kerajinan perak sejak zaman Kerajaan Mataram.

Di Kotagede, Anda bisa mengunjungi show room kerajinan perak atau datang ke rumah-rumah pengrajin secara langsung. Bentuk kerajinan perak di sini sangatlah beragam mulai dari perhiasan sampai hiasan dinding/meja. Kualitasnya pun tak perlu diragukan lagi. Kerajinan perak di sini telah banyak dikirim ke luar negeri sejak zaman Belanda.

16. Gerabah Kasongan

Gerabah Kasongan

Satu lagi kerajinan khas Jogja yang paling terkenal selain perak, yaitu Gerabah Kasongan. Gerabah Kasongan adalah oleh oleh khas Jogja lain yang tak boleh Anda lewatkan. Jika sebelumnya Anda telah berburu kerajinan perak di Kotagede, sekarang saatnya berburu kerajinan dari tanah liat di Desa Kasongan. Alamat lengkapnya di Pedukuhan Kajen, Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Gerabah khas Desa Kasongan ini telah dipercaya memiliki kualitas yang bagus. Gerabah dapat Anda temui dalam beragam bentuk mulai dari guci, vas bunga, lampu hias sampai asbak. Di sini, Anda juga bisa melihat langsung proses pembuatan gerabah mulai dari pembentukan tanah liat sampai pembakaran dan pewarnaan.

17. Kaos Dagadu Djokdja

Kaos Dagadu Djokdja

Anda sedang mencari oleh-oleh khas jogja yang unik? Kalau iya, mesti nyobain deh beli Kaos Dagadu. Kaos ini identik dengan plesetan lucu khas Yogyakarta yang dijamin akan membuat Anda tertawa, pas banget buat pacar atau pasangan Anda yang punya selera humor dan seni.

Dagadu sendiri berasal dari bahasa Walikan atau bahasa gaul Yogyakarta, yang berarti ‘matamu’. Hal ini semakin jelas terlihat di logo kaos yang berbentuk sebuah mata.

Untuk tempat pembelian, Anda bisa menemukan kaos ini di Mal Malioboro, Ambarukmo Plaza dan di Yogyatourium Dagadu Djokdja Jl. Gedongkuning 128, Yogyakarta. Saat ini terdapat banyak sekali kaos abal-abal yang mencatut nama Dagadu. Agar tak tertipu, sebaiknya Anda membeli di tiga tempat tersebut.

18. Blangkon Dan Surjan

Blangkon Dan Surjan

Tak lengkap rasanya liburan ke Jogja tanpa membeli pakaian khas Jogja / Jawa yaitu surjan dan blangkon. Pakaian tradisional Jawa jaman dulu ini bisa Anda peroleh di Pasar Beringharjo, toko dan pedagang kaki lima sepanjang jalan Malioboro.

19. Kerajinan Khas Pantai

Kerajinan Khas Pantai

Kerajinan atau Souvenir khas pantai ini dapat Anda temui di Pantai Baron dan Kukup Gunung Kidul Yogyakarta. Bahan dasar yang digunakan untuk membuatnya berupa cangkang kerang atau bekas binatang laut yang terdampar. Benda-benda tersebut kemudian diolah menjadi hiasan dinding, kap lampu, tirai, bingkai foto, dan berbagai bentuk unik lainnya.

20. Pernak-Pernik Dan Aksesoris Khas Jogja

Pernak-Pernik Dan Aksesoris Khas Jogja

Siapa seh yang tak suka pernak-pernik atau aksesoris? Hampir setiap orang sepertinya suka memakainya, apalagi kaum hawa! Nah, apabila Anda sedang berburu oleh-oleh khas Jogja yang ada di Malioboro, jangan lewatkan untuk membeli pernak-pernik bagus serta unik khas Jogja disini.

Di sepanjang jalan Malioboro, Anda bisa menemukan pedagang kaki lima atau toko yang menjajakan berbagai aksesoris khas Jogja yang cantik dari mulai gelang, topi, gantungan kunci, cincin, dompet, hingga tas. Harganya murah meriah lagi, tapi Anda harus menawarnya. Untuk itu, anda harus mengetahui tips tentang cara menawar barang di Malioboro agar bisa mendapatkan harga yang relatif terjangkau.

Bagaimana sobat traveler? Menarik dan keren bukan aneka buah tangan dari kota Pelajar? Rugi deh, kalau sampai melewatkan moment special disini untuk mendapatkan barang kesukaan Anda. Sekian dulu info wisata kali ini tentang oleh-oleh khas Jogja yang terkenal murah dan tahan lama, semoga bermanfaat.

Mirota Batik (Hamzah Batik) Pusat Souvenir Jogja

Mirota Batik (Hamzah Batik)

Mirota Batik atau Hamzah Batik adalah pusat belanja souvenir dan oleh-oleh terlengkap di Jogja yang terletak di Jl. Ahmad Yani No.9 (masih kawasan jalan Malioboro) tepatnya di depan pasar Bringharjo. Mirota Batik berdiri sejak tahun 1980 dan hingga saat ini selalu ramai di kunjungi para wisatawan yang berburu oleh-oleh terutama pada musim liburan. Tempat ini adalah tujuan yang tepat jika anda ingin membeli berbagai jenis kerajinan unik khas Jogjakarta seperti berbagai benda berbahan batik, wayang, patung, miniatur candi, gelang, kalung, bahkan mainan anak yang bercirikhas Jogja juga tersedia disini.

Ada apa saja di Mirota Batik?

Ketika masuk di Mirota Batik kesan pertama yang dirasakan pengunjung adalah mencium semerbak aroma kembang setaman dan dupa yang sedang dibakar. Bagi yang pertama kali masuk, mungkin menduka dalam hati bahwa sedang ada ritual adat Jawa, namun setiap hari suasananya memang seperti ini. Konsep ini adalah strategi untuk memberikan kesan budaya jawa yang sangat kental kepada setiap pengunjung.

Pintu Masuk Mirota Batik

Pada lantai 1 anda akan melihat banyak koleksi pakaian batik mulai pakaian pria, wanita hingga anak-anak, harganya pun beragam mulai dari puluhan ribu hingga jutaan rupiah. Pada foto dibawah ini terlihat seorang Ibu yang sedang fokus membatik dan pengunjung bisa mengamati bagaimana proses menggambar motif batik secara tradisional. Bagi anda yang ingin membeli souvenir atau benda-benda unik bisa lanjut ke lantai 2.

lantai 1 mirota batik hamzah batik

Saat menuju lantai 2 anda akan melewati tangga yang di apit beberapa sepeda ontel kuno, lukisan kreatif multi konsep yang berjajar rapi serta beberapa miniatur patung hindu dan budha. Saat tiba di lantai 2 anda akan terpesona dengan banyaknya benda-benda unik khas Jogja seperti berbagai miniatur candi-candi, wayang, miniatur kereta kuno kraton, patung unik berbagai bentuk dari bahan kayu, batu dan keramik, tas berbahan batik dan kulit, benda-benda kuno yang terbuat dari perunggu dan masih banyak lagi.

Patung Loro Bloyo di Mirota Batik

Pada lantai 3 terdapat pusat kuliner Raminten 3 dimana pengunjung bisa menikmati aneka makanan dan minuman sambil beristrirahat menghilangkan lelah, apalagi jika anda mulai jalan dari jalan ujung utara Jl Malioboro hingga Mirota Batik yang jaraknya 1,3 Km tentu membuat betis begal. Silahkan rehat sejenak sambil menikmati sajian kuliner di ruangan terbuka yang ada di lantai 3 Mirota Batik.

Tidak seperti pusat souvenir di emperan jalan Malioboro, harga barang di Mirota Batik adalah harga pas. Tentunya ini sangat cocok bagi anda yang tidak ingin repot dan menghabiskan waktu tawar menawar dengan pedagang kaki lima di sepanjang jalan Malioboro. Perbandingan harga barang di Mirota Baik dengan pedagang kali lima di emperan jalan Malioboro pun tidak berbeda jauh, terkadang lebih lebih murah dan tekadang lebih mahal. Pada saat musim liburan tempat ini akan padat sesak oleh pengunjung, sebaiknya anda berhati-hati dengan barang berharga yang anda bawa, bisa jadi ada copet yang berkeliaran dan mengincar barang bawaan anda seperti yang sudah tertulis pada papan peringatan di pintu masuk Mirota Batik pada foto kedua diatas yang katanya copet dilarang masuk.

Demikianlah review singkat tentang Mirota Batik (Hamzah Batik) Jogja yang telah puluhan tahun setia melayani para wisatawan dengan menyediakan berbagai souvenir unik khas Yogyakarta. Bagi anda yang ingin kesana kami siap mengantarkan anda, silahkan hubungi kami untuk layanan rental mobil dengan supir ramah, berpengalaman dan mengenal berbagai daerah wisata populer di Jogja.

Peta Lokasi Mirota Batik (Hamzah Batik)
Alamat: Jl. Ahmad Yani No.9, Gondomanan, Yogyakarta. Telp (0274) 588524, Buka setiap hari 08.00 – 21.00