Liburan ke medan rasanya tidak afdol bila tidak membawa oleh-oleh dari medan. Mau tau apa saja buat tangan yg ada di kota Medan? berikut ini oleh-oleh yang bisa kamu bawa dari kota Medan.

1. Lemang

Lemang
Makanan khas Tebing Tinggi, Sumatra Utara, dan kini sudah dapat anda temukan di Medan atau di Tobasa. Lemang terbuat dari beras ketan yang digulung dengan selembar daun pisang dan dimasukkan dalam seruas bambu lalu dibakar hingga matang. Lemang sendiri memiliki cita rasa yang tak kalah lezat, lebih enak dinikmati selagi hangat dan dapat anda sempurnakan dengan selai durian.

2. Bika Ambon

Bika Ambon
Jangan salah paham terlebih dulu karena memiliki nama Ambon. Meskipun namanya bika ambon, tetapi makanan ini asli khas Medan. Nama Ambon sendiri diambil karena pertama kali dijual di Jl. Ambon, Medan. Bika ambon adalah makanan pencuci mulut yang memiliki rasa khas dan juga cocok dijadikan buah tangan.

3. Pancake Durian

Pancake Durian
Sekilas tidak ada beda pancake durian Medan dengan pancake durian di ibu kota. Namun yang membedakannya adalah isi di dalam pancake alias durian itu sendiri. Pada gigitan pertama, anda akan merasakan sensasi yang berbeda dari kebanyakan pancake durian. Hal ini karena Durian Medan sangat terkenal karena tekstur daging dan citarasa khas yang dimiliki. Dan jangan khawatir, kuliner ini bisa dijadikan bahan oleh-oleh yang tepat bagi pecinta buah durian. Jadi bagi anda yang tidak bisa membawa Durian Medan secara utuh karena adanya larangan dari bandara. Pancake durian ini bisa jadi solusi yang tepat dan tentunya lezat untuk keluarga yang sedang menunggu di rumah.

4. Bubuk Kopi Sidikalang

Bubuk Kopi Sidikalang
Semua penikmat kopi jelas idak asing lagi dengan jenis kopi yang satu ini. Kopi ini berasal dari Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatra Utara. Kopi Sidikalang memiliki kualitas tinffi dan juga banyak diekspor ke luar negeri. Kopi Sidikalang dijuluki sebagai rajanya kopi di Sumatera, dengan kekentalalnya dan rasa yang sangat khas. Jika anda penikmat kopi maka anda wajib menyerut citarasa yang dimiliki kopi Sidikalang karena inilah kopi nusantara asli dari tanah legenda.

5. Kain Ulos

Kain Ulos
Kain Ulos merupakan kerjinan asli khas suku Batak yang dibuat dengan menggunakan alat tenun tradisional. Kain ini tak hanya memiliki nilai seni yang indah pada motifnya, melainkan juga terlahir dari filosofi sebagai bentuk hangatnya kasih sayang. Biasanya digunakan sebagai pakaian tradisional dari suku Batak. Kain ulos dapat anda jadikan buat tangan yang berkesan dengan harga bermacam-macam mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Dapat anda beli dipasar-pasar tradisional dan tempat-tempat wisata di tanah Batak

 

11 Tempat Belanja di Jogja

Jika Anda menikmati liburan di Jogjakarta, pasti tidak akan lengkap tanpa berburu untuk barang-barang khas dari sana. Banyak tempat menarik yang dapat ditemukan di sepanjang jalan-jalan Yogyakarta. Setiap langkah yang tuju, Anda dapat menemukan berbagai tempat untuk membeli souvenir atau hadiah lainnya.

Banyak orang menganggap jogja sebagai tempat untuk jalan-jalan, terutama bagi mereka yang pernah menjadikan kota ini sebagai tempat berkeliaran. Tapi tidak hanya pariwisata yang terkenal, Yogyakarta juga surga wisata bagi kaum hawa untuk hunting kebutuhan fashion. Ada tujuan seabreg tersembunyi yang dapat anda temukan di Provinsi yang terletak di bagian Selatan-tengah dari pulau Jawa. Dari gua sampai air terjun kemudian mencebur dinginnya air pantai di musim liburan, Curug di Yogyakarta adalah kesan memang tak tergantikan.

Mana aja sih area di jogja yang menjadi surga hangat bagi para penggemar wisata belanja? nah saya akan tunjukkan dulu nih, apa saja oleh-oleh khas jogja yang paling top untuk dibawa pulang, simak ya.

11 Tempat Belanja Di Jogja

1. Shopping Centre, Tempat Berburu Buku Langka

Meski namanya ‘shopping’, jangan bayangkan tempat ini seperti supermarket atau semacamnya. Shopping adalah pusat penjualan buku yang terletak di samping Taman Pintar Yogyakarta. Tempat ini masih terkenal dengan sebutan Shopping, meski namanya telah berganti menjadi Komplek Buku Taman Pintar.

Tempat ini menjual sejumlah buku dengan berbagai judul dan genre. Buku-buku fiksi, pelajaran, agama, politik, serta sosial dijual dengan harga lebih murah dibanding di toko buku. Kamu juga bisa menemukan buku-buku bekas dan langka di sini, lho.
terletak di samping Taman Pintar Yogyakarta

2. Malioboro, Tempat Kumpul Para Pedagang

Siapa yang gak kenal Malioboro? Ruas jalan yang menjadi ikon Yogyakarta ini bakal jadi tempat pertama yang kamu singgahi ketika sampai di Kota Gudeg ini. Di sinilah jantung aktivitas kota Jogja berdenyut, di mana masyarakat Jogja berbaur dengan wisatawan.

Dari Stasiun Tugu sampai seberang Pasar Beringharjo, sepanjang jalan ini dipenuhi oleh jejeran toko, pusat perbelanjaan, sampai pedagang yang berjualan di emperan. Barang yang dijajakan pun sangat beragam, mulai dari batik, kaos, aksesoris, sampai tukang tato temporer. Yang jelas, menyusuri emperan toko di Malioboro untuk mencari oleh-oleh atau sekadar cuci mata bakal menjadi pengalaman yang menyenangkan buatmu.
Jl. Malioboro

3. Pasar Beringharjo, Tempat Batik atau Kemeja Murah

Puas menyusuri emperan Malioboro, belok aja ke Pasar Beringharjo yang masih terletak di kawasan yang sama. Pasar tradisional ini usianya hampir sama dengan Kraton Yogyakarta yang berdiri sejak 1758. Selama berabad-abad, kawasan ini mejadi pusat ekonomi kota Jogja sampai menjadi pasar yang kamu kenal sekarang ini.

Di pasar ini, kayaknya hampir semuanya ada deh. Mulai dari aneka macam kain dan busana batik, jajanan pasar, bahan makanan, jamu-jamuan, gadget, sampai barang-barang antik dan pakaian dalam. Apalagi, semua ini masih bisa kamu tawar dengan harga lebih rendah, lho. Bahkan kamu bisa mendapatkan kemeja jadi berjahitan rapi dengan harga Rp. 60.000 saja!
Jalan Pabringan, Pasar Beringharjo, Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55122, Phone:(0274) 515871. Buka dari: 7:30 am – 4:00 pm

4. Pasar “Maling”/ Pasar Klithikan

Tempat Onderdil Motor, Pakaian Bekas, Barang Antik. Ada yang bilang Pasar Klithikan itu pasar “maling”. Konon, kalau barangmu hilang di seputaran kota Jogja, kamu bisa menemukannya di pasar ini. Tapi, anggapan itu gak benar, pedagang di sini bukan penadah, kok. Jadi, jangan harap cinta kamu yang lenyap bakal ketemu di sini. Hehehe.

Pasar Klithikan yang terletak di Pakuncen, Wirobrajan, ini adalah hasil relokasi. Dulunya, pasar ini adalah pasar tumpah yang buka tiap malam di Jalan Mangkubumi. Di pasar ini, kamu bisa menemukan beragam barang-barang bekas dan baru, seperti onderdil dan aksesoris kendaraan bermotor, barang-barang antik nan jadul, pakaian, serta ponsel baru dan bekas, mulai dari yang keluaran terbaru sampai yang lawas. Kalau kamu penggemar motor tua, pasti suka berburu onderdil antik di sini.
Jl. HOS. Cokroaminoto No. 34, Kuncen, Kec. Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta

5. Manding, Pusat Fashion Berbahan Kulit

Kamu suka berburu fashion item berbahan kulit? Datang aja ke desa wisata kerajinan kulit Manding yang terletak di Jalan Parangtritis KM 11, Bantul. Di sini, kamu bisa menemukan bermacam produk fashion yang terbuat dari kulit, seperti tas, sepatu, dompet, jaket, ikat pinggang, sampai pernak-pernik seperti gantungan kunci dan pigura. Harganya sendiri dibanderol antara Rp. 70.000 hingga Rp. 1.000.000.

Harga produk-produk kulit ini gak semahal di mal. Apalagi, kamu masih bisa ngenyang alias menawar harganya. Gak heran kalau tempat ini menjadi tujuan pemburu produk kulit, karena selain lebih murah, mutunya juga gak kalah sama yang bermerk. Selain wisata belanja, kamu juga bisa mengintip proses pengolahan dan pembuatan produk berbahan kulit yang dilakukan oleh pengrajin.
Jl. Doktor Wahidin Sudirohusodo, Manding, Sabdodadi, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta

6. Kasongan, Pusat Aksesoris Rumah

Jika ingin mempercantik rumahmu, jangan lupa mencari guci, kaca, patung ukiran, dan hiasan dinding. Kawasan Kasongan sangat terkenal di kalangan wisatawan sebagai sentra kerajinan gerabah atau keramik. Jadi, sayang banget kalau ke Jogja tapi gak sempat mampir ke galeri seni gerabah yang berderet di tempat ini. Siapa tahu, kamu menemukan guci atau patung yang pas buat mendekor rumah atau kamarmu, atau souvenir buat oleh-oleh.

Sentra kerajinan gerabah yang terletak di Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Bantul ini membuat dan menjual benda-benda dari gerabah seperti pot dan guci aneka motif, patung, hiasan dinding, peralatan dapur, furnitur, serta berbagai produk kerajinan lainnya. Penasaran dengan cara pembuatannya? Kamu bisa melihatnya langsung kok!
Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Bantul

7. PASTY (Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta)

Inilah uniknya Jogja. Kota ini gak hanya jadi surga belanja bagi pemburu benda fashion dan souvenir unik, tapi juga bagi mereka yang menginginkan makhluk hidup untuk dipelihara. Datang aja ke PASTY, Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta yang terletak di Jalan Raya Bantul KM 1, Dongkelan.

Saat menyusuri los-los PASTY, kamu akan merasakan suasana pasar yang mirip kebun binatang, karena penuh dengan aneka satwa yang diperjualbelikan. Ada berbagai jenis burung, anjing, kucing, unggas, reptil, serta ikan hias. Kamu juga bisa dengan mudah menemukan aneka kandang dan makanan buat peliharaanmu.
Jl. Bantul Km 1 No. 141, Dongkelan, Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55142, (0274) 413474

8. Desa Wisata Krebet, Kerajinan batik kayu

Kalau kamu mengira kerajinan batik itu cuma menggunakan medium kain, kamu salah besar. Di Dusun Krebet, Desa Sendangsari, Kecamatan Pajangan, Bantul, warganya gak menggunakan media kain untuk membatik, melainkan memakai kayu. Tapi, justru di situ daya tariknya, batik yang digambar di atas kayu oleh pengrajin menghasilkan beragam produk yang unik.

Barang-barang yang dihasilkan sentra kerajinan beraneka ragam. Ada topeng, wayang dan patung kayu, gantungan kunci, cermin, kotak perhiasan, dan masih banyak lagi. Pas banget buat kamu yang lagi nyari souvenir buat oleh-oleh atau pernikahan. Proses pembuatannya juga bisa kamu lihat sendiri, gak jauh beda dengan pembuatan batik kain. Oh iya, pernak-pernik hasil kerajinan batik kayu ini juga sudah merambah pasar mancanegara lho.
Di Dusun Krebet, Desa Sendangsari, Kecamatan Pajangan, Bantul

9. Keris Banyusumurup Jogja

Siapa sih yang gak kenal keris? Senjata tradisional dari Jawa ini sudah terkenal di mana-mana; kamu bisa melihatnya menghiasi film-film silat lokal, upacara adat Jawa, bahkan sampai game dari mancanegara. Nah, di Yogyakarta, sentra kerajinan keris terletak di Desa Banyusumurup, Imogiri, Bantul.

Perajin keris di desa Banyusumurup ini memproduksi bilah keris koden atau keris yang berfungsi sebagai hiasan serta aksesorisnya, seperti warangka (sarung) dan gagangnya. Seni kerajinan keris ini diturunkan oleh Empu Djiwo Diharjo, pemilik sanggar penempa keris yang mendapatkan ilmu turun temurun dari ayahnya. Dari tangan Mbah Djiwo inilah tercipta keris pusaka yang terkenal di kalangan bangsawan dan petinggi dari dalam dan luar negeri.
IMOGIRI, BANTUL, YOGYAKARTA

10. Perak asli Kotagede

Sebagai kado ultah atau tanda keseriusanmu pada pasangan, Kalau kamu mencari pusatnya kerajinan perak di Yogyakarta, ya Kotagede tempatnya. Di kawasan yang terletak tenggara kota Yogyakarta ini, berderet sejumlah toko yang menjual hasil kerajinan dari perak. Produk yang dihasilkan umumnya berupa aksesoris seperti cincin, gelang, kalung, sampai souvenir berbentuk binatang, candi, atau wayang.

Jadi, gak perlu bingung, ‘kan, mau ngasih kado apa buat pacar? Apalagi, harga yang ditawarkan di sini tergolong murah. Kamu juga bisa menyaksikan para pengrajin perak bekerja di bengkel mereka sekaligus menngamati proses pembuatan kerajinan perak dari awal sampai finishing.
Jl Kemasan No 47A Kotagede Yogyakarta

11. Pasar Seni Gabusan, Pusatnya Benda Kerajinan.

Jika sejumlah desa wisata kerajinan di atas membuat dan menjual produk-produk yang spesifik, lain halnya dengan Pasar Seni Gabusan. Di area seluas 4 hektare inilah kamu bisa menemukan segala jenis lini kerajinan dari 400-an pengrajin, mulai dari kerajinan batik, gerabah, kulit, terakota, kayu, bambu, sampai logam.

Setiap jenis produk sudah dikelompokkan berdasarkan blok dan losnya. Jadi, kamu gak perlu capek-capek mampir ke setiap desa wisata untuk melihat-lihat produk yang dibuat. Tapi, mungkin kamu bakal bingung mau beli apa karena ada begitu banyak pilihan di tempat ini.
Jl. Parangtritis KM 9.5, Daerah Istimewa Yogyakarta 55143, Phone:(0274) 7490553

6 Tempat Belanja Murah di Bali

Beberapa pusat perbelanjaan di Bali yang menawarkan harga murah memang yang paling sering dikunjungi oleh wisatawan dan turis. Selain pusat perbelanjaan menjual barang seni, di Bali memang terkenal terlalu banyak pengunjung. Beberapa tempat perbelanjaan terbaik di Bali memang bersaing harga jual. Di sini Anda akan membutuhkan kepandaian harga tawar ya, jika Anda tidak lihai tawar-menawar Anda harus cerdas untuk berbelanja di toko yang menawarkan harga pas.

Berikut akan kami rangkumkan beberapa Tempat belanja di Bali paling terkenal:

1. Pasar Sukawati Bali

Pasar Sukawati adalah pasar seni paling besar di Bali. Pasar Sukawati terletak di Desa Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali. Bisa ditempuh dalam waktu kurang lebih 45 menit dari Bandara Denpasar. Di pasar ini anda bisa menjumpai berbagai macam pakaian dan barang kesenian khas Bali. Di Pasar Sukawati anda bebas memilih dan menawar harga barang. Di sini anda harus pandai menawar harga barang yang dijual, karena biasanya para pedagang memberikan harga yang agak mahal, padahal sebenarnya bisa anda dapatkan lebih murah.

Jam Buka Pasar Sukawati
Art Market: 10:00 – 17:00
Local Market: 8:00 – 15:00

2. Pasar Ubud Bali

Masih menjual produk-produk yang serupa dengan pasar-pasar seni lainnya. Anda dapat membeli tas anyaman, baju-baju bertuliskan Bali, pakaian tradisional Bali, sampai patung dan lukisan.

Coba juga aneka jajanan pasar yang dijual di pasar ini. Sebaiknya datang di pagi hari. Sebab, siang hari biasanya dipadati oleh rombongan turis. Ingatlah untuk menawar harga sebelum Anda membeli. Serta, jelajahi terlebih dahulu pasar sebelum Anda membeli.

Pasar ini tergolong luas, sehingga Anda perlu masuk ke dalam untuk mendapatkan harga dan barang terbaik. Juga cobalah naik ke lantai-lantai atas. Kebanyakan turis hanya melihat-lihat dan membeli barang di bagian depan pasar. Pasar ini juga pernah menjadi lokasi shooting film Hollywood “Eat, Pray, Love” yang dibintangi Julia Roberts.

Lokasi pasar ini sangat strategis, persis di depan Puri Agung Saren Ubud. Tepatnya di persimpangan Jalan Monkey Forest. Pasar ini berada di pusat Ubud. Oleh karena itu, turis-turis yang menginap dan berjalan-jalan di sekitar pasar pun menyempatkan diri mampir di pasar ini.

3. Pasar Guwang Bali

Pasar ini kalah populer dengan Pasar Sukawati. Padahal secara jarak, kedua pasar ini sangat berdekatan. Pasar Guwang terletak di Desa Guwang, Gianyar. Dari Pasar Sukawati jaraknya hanya sekitar 500 meter.

Pasar ini terkesan lebih rapi daripada Pasar Sukawati. Namun, salah satu hal yang mencolok adalah tempat parkirnya yang luas. Pasar Guwang tergolong baru dan memang dibangun untuk mendukung Pasar Sukawati.

Bus-bus wisata mudah masuk ke pasar ini karena lahan parkir yang tersedia memang memungkinkan untuk bis. Barang yang dijual pun sama dengan Pasar Sukawati. Anda tetap harus menawar sebelum membeli.

4. Pasar Seni Kuta Bali

Turis-turis asing sering membeli kaus-kaus Bali dengan bahan rayon atau katun tipis di pasar ini. Bukan untuk dibawa pulang sebagai oleh-oleh, melainkan untuk dipakai selama pelesir di Bali. Produk paling dicari adalah kaus berlogo bir lokal yang digemari turis-turis Australia.

Lokasinya strategis dekat pusat keramaian pariwisata Bali, sehingga banyak turis asing yang tertarik membeli karena iseng lewat saja. Banyak kerajinan seni seperti patung ukiran dan lukisan yang dijual di pasar ini. Gambar dan motif pun beragam, tak selalu mencirikan budaya Bali.

Pasar ini buka dari sekitar jam 8 atau 9 pagi dan tutup agak malam sekitar jam 7. Letaknya dekat dengan Pantai Kuta dan Jalan Kartika Plaza.

5. Pasar Kumbasari Bali

Pasar yang satu ini letaknya dekat dengan Pasar Badung. Pasar Kumbasari terkenal sebagai pasar grosiran. Barang-barang kerajinan yang biasa dijual sebagai suvenir di kios-kios di Kuta dan sekitarnya, banyak yang mengambil barangnya di Pasar Kumbasari

Anda bisa membeli pakaian dan aksesoris mote khas Bali. Tak hanya barang-barang kecil, namun ada pula patung dan ukiran. Lalu, ada pula berbagai mebel dan pernak-pernik untuk mengisi rumah. Aneka anyaman bambu seperti besek sampai ingke bisa Anda dapatkan di pasar ini.

Jika Anda berminat membeli dalam jumlah banyak, di sinilah lokasi yang tepat. Namun, membeli dalam jumlah kecil pun tak masalah. Pasar Kumbasari berada di Jalan Sulawesi, Denpasar, dan masih dalam satu kawasan dengan Pasar Badung.

6. Pasar Badung Bali

Segala macam kebutuhan dan benda seni ada di pasar ini. Mulai dari aneka kebutuhan sehari-hari sampai perlengkapan upacara adat Bali. Pasar ini bisa menjadi pilihan destinasi untuk skedar mampir mengenal kuliner dan bahan-bahan khas masakan Bali

Mulai dari membeli kopi Bali ataupun bokor Bali, wadah untuk menaruh sajen yang terbuat dari aluminum. Anda bisa membelinya untuk ide-ide menghias rumah Anda. Selain itu, Anda bisa membeli kaus bambu, celana pantai, dan produk-produk garmen khas Bali lainnya.

Sebaiknya beli kaus dan celana dalam jumlah banyak, seperti 1 lusin atau 1 kodi, untuk mendapatkan harga grosir. Jika merasa terlalu banyak, 1 lusin kaus bisa untuk oleh-oleh teman dan kerabat Anda saat Anda pulang nanti.

Pasar yang satu ini memang berada di lokasi sibuk perdagangan. Letaknya di Jalan Gajah Made, Denpasar. Di dekat Pasar Badung, terdapat Jalan Sulawesi yang terkenal sebagai tempat membeli kain kebaya dan pakaian tradisional Bali.

Pasar Badung mungkin tempat yang paling dikenang ketika sudah meninggalkan Bali. Pasar itu sungguh mengasyikkan karena menjual semua kebutuhan sehari-hari mulai dari ikan teri sampai perlengkapan upacara adat Bali yang “berat-berat”, yaitu tedung dan songket yang harganya di atas Rp 500.000,-.

Setalah membaca-baca 6 Tempat Belanja Murah di Bali, Kami anjurkan kepada anda, jika ingin berkunjung ke tempat belanja diatas, lebih baik anda mengunakan jasa Bali sewa mobil dengan supir. Nah jika anda menyewa mobil plus sopir anda tidak perlu pusing memikirkan untuk mencari lokasi parkir, anda tidak perlu juga memikirkan rute dan kemacetan di jalan. Semua tempat belanja yang ada diatas berada didaerah pusat kemacetan di kota Bali.

Mirota Batik (Hamzah Batik) Pusat Souvenir Jogja

Mirota Batik (Hamzah Batik)

Mirota Batik atau Hamzah Batik adalah pusat belanja souvenir dan oleh-oleh terlengkap di Jogja yang terletak di Jl. Ahmad Yani No.9 (masih kawasan jalan Malioboro) tepatnya di depan pasar Bringharjo. Mirota Batik berdiri sejak tahun 1980 dan hingga saat ini selalu ramai di kunjungi para wisatawan yang berburu oleh-oleh terutama pada musim liburan. Tempat ini adalah tujuan yang tepat jika anda ingin membeli berbagai jenis kerajinan unik khas Jogjakarta seperti berbagai benda berbahan batik, wayang, patung, miniatur candi, gelang, kalung, bahkan mainan anak yang bercirikhas Jogja juga tersedia disini.

Ada apa saja di Mirota Batik?

Ketika masuk di Mirota Batik kesan pertama yang dirasakan pengunjung adalah mencium semerbak aroma kembang setaman dan dupa yang sedang dibakar. Bagi yang pertama kali masuk, mungkin menduka dalam hati bahwa sedang ada ritual adat Jawa, namun setiap hari suasananya memang seperti ini. Konsep ini adalah strategi untuk memberikan kesan budaya jawa yang sangat kental kepada setiap pengunjung.

Pintu Masuk Mirota Batik

Pada lantai 1 anda akan melihat banyak koleksi pakaian batik mulai pakaian pria, wanita hingga anak-anak, harganya pun beragam mulai dari puluhan ribu hingga jutaan rupiah. Pada foto dibawah ini terlihat seorang Ibu yang sedang fokus membatik dan pengunjung bisa mengamati bagaimana proses menggambar motif batik secara tradisional. Bagi anda yang ingin membeli souvenir atau benda-benda unik bisa lanjut ke lantai 2.

lantai 1 mirota batik hamzah batik

Saat menuju lantai 2 anda akan melewati tangga yang di apit beberapa sepeda ontel kuno, lukisan kreatif multi konsep yang berjajar rapi serta beberapa miniatur patung hindu dan budha. Saat tiba di lantai 2 anda akan terpesona dengan banyaknya benda-benda unik khas Jogja seperti berbagai miniatur candi-candi, wayang, miniatur kereta kuno kraton, patung unik berbagai bentuk dari bahan kayu, batu dan keramik, tas berbahan batik dan kulit, benda-benda kuno yang terbuat dari perunggu dan masih banyak lagi.

Patung Loro Bloyo di Mirota Batik

Pada lantai 3 terdapat pusat kuliner Raminten 3 dimana pengunjung bisa menikmati aneka makanan dan minuman sambil beristrirahat menghilangkan lelah, apalagi jika anda mulai jalan dari jalan ujung utara Jl Malioboro hingga Mirota Batik yang jaraknya 1,3 Km tentu membuat betis begal. Silahkan rehat sejenak sambil menikmati sajian kuliner di ruangan terbuka yang ada di lantai 3 Mirota Batik.

Tidak seperti pusat souvenir di emperan jalan Malioboro, harga barang di Mirota Batik adalah harga pas. Tentunya ini sangat cocok bagi anda yang tidak ingin repot dan menghabiskan waktu tawar menawar dengan pedagang kaki lima di sepanjang jalan Malioboro. Perbandingan harga barang di Mirota Baik dengan pedagang kali lima di emperan jalan Malioboro pun tidak berbeda jauh, terkadang lebih lebih murah dan tekadang lebih mahal. Pada saat musim liburan tempat ini akan padat sesak oleh pengunjung, sebaiknya anda berhati-hati dengan barang berharga yang anda bawa, bisa jadi ada copet yang berkeliaran dan mengincar barang bawaan anda seperti yang sudah tertulis pada papan peringatan di pintu masuk Mirota Batik pada foto kedua diatas yang katanya copet dilarang masuk.

Demikianlah review singkat tentang Mirota Batik (Hamzah Batik) Jogja yang telah puluhan tahun setia melayani para wisatawan dengan menyediakan berbagai souvenir unik khas Yogyakarta. Bagi anda yang ingin kesana kami siap mengantarkan anda, silahkan hubungi kami untuk layanan rental mobil dengan supir ramah, berpengalaman dan mengenal berbagai daerah wisata populer di Jogja.

Peta Lokasi Mirota Batik (Hamzah Batik)
Alamat: Jl. Ahmad Yani No.9, Gondomanan, Yogyakarta. Telp (0274) 588524, Buka setiap hari 08.00 – 21.00